Huawei Melengkapi HMS Core 6.0 Terbaru dengan Sederet Fitur Terbuka bagi Kalangan Pengembang Aplikasi Seluler

Editor HMS Core 6.0 dari Huawei kini dilengkapi sederet perangkat baru bagi pengembang aplikasi, termasuk AV Pipeline Kit, 3D Modelling Kit, dan lain-lain. Kalangan pengembang kini dapat mengakses seluruh perangkat pengembangan ini lewat situs HUAWEI Developers./visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Huawei telah meluncurkan HMS Core 6.0, kerangka pengembangan aplikasi terbaru bagi kalangan pengembang aplikasi global. HMS Core 6.0 kini dilengkapi beberapa perangkat baru dalam bidang grafis, media, dan domain sistem. Huawei juga memperbarui sejumlah layanan lama demi memenuhi kebutuhan pengembang atas fitur-fitur intelligent app.

Seluruh perangkat pengembangan aplikasi kini dapat diakses lewat situs HUAWEI Developers agar pengembang lebih mudah membuat aplikasi inovatif. Mulai hari ini hingga 5 September, kalangan pengembang aplikasi di Asia Pasifik dapat mengintegrasikan atau membuat aplikasi dengan HMS Core 6.0 dan berpartisipasi dalam ajang AppsUP 2021—Kompetisi Inovasi Aplikasi Tahunan Huawei yang menyediakan hadiah total senilai US$200.000.

Lewat HMS Core versi terbaru, Huawei telah menyediakan rangkaian perangkat pengembangan aplikasi baru, termasuk AV Pipeline Kit, 3D Modelling Kit, Video Editor Kit, Audio Editor Kit, dan 5G Modem Kit. Bersama perangkat-perangkat yang sebelumnya telah tersedia, seperti AR Engine, Accelerate Kit, Map Kit, Scene Kit, dan lain-lain, rangkaian lengkap fitur HMS Core membantu pengembang menciptakan berbagai aplikasi bermutu dengan sederet solusi data yang canggih, kontekstual, dan berbasis pada skenario penggunaan.

AV Pipeline Kit terbaru memiliki kerangka pengembangan aplikasi yang ringan dan sederet plugin berkinerja tinggi yang mempermudah pemrosesan audio dan video. Perangkat ini mencakup preset pipelineuntuk beragam skenario penggunaan, seperti video playback, visual super-resolution, dan sound event detection. Rangkaian pipeline ini ikut mengatasi kendala-kendala yang biasa dihadapi pengembang aplikasi media, seperti borosnya konsumsi daya ketika aplikasi digunakan dan proses optimasi visual yang terlalu lama. Sebagai contoh, AV Pipeline Kit dapat mendukung frame-by-frame Super Resolution (SC) saat memutar video guna meningkatkan resolusi visual secara seketika (real-time). Hal ini juga dibarengi dengan peningkatan pengalaman menonton video ketika jaringan tidak stabil lewat fitur Adaptive Resolution.

Baca Juga :  Klasemen Olimpiade Tokyo Jumat 30 Juli: Indonesia Ke-45

3D Modelling Kit menjadi perangkat baru pada HMS Core 6.0. Perangkat berbasiskan AI ini mendukung pengumpulan foto dengan satu klik dan pembuatan model 3D secara otomatis. Hasilnya, efisiensi pembuatan model dapat berlangsung lebih baik, tanpa memerlukan banyak keahlian profesional. Perangkat yang mudah digunakan ini sangat berguna bagi aplikasi e-commerce dan animasi. Berkat perangkat ini, pengembang dapat membuat model 3D dengan ponsel yang dilengkapi kamera RGB.

Selain perangkat-perangkat terbaru ini, Huawei juga memperbarui beberapa layanan lama. Misalnya, Computer Graphics Kit yang kini dilengkapi teknik pemrosesan grafis “volumetric fog”. Fitur grafis baru ini ikut menciptakan pencahayaan dinamis dan efek kabut yang berbayang (shadowing fog). Tersedia bagi seluruh perangkat Android yang mendukung Vulkan API, fitur ini membantu pengembang aplikasi saat membuat adegan dalam ruang yang realistis dan menarik pada mobile games, khususnya bagi games beraliran cyberpunk.

Demi meningkatkan kinerja jaringan, HMS Core juga telah memperbarui Network Kit dengan menambahkan fitur akselerasi jaringan dengan dukungan AI. Berkat fitur ini, jaringan utama tampil lebih baik menurut skenario penggunaan yang telah diprediksi. Dengan demikian, kinerja jaringan menjadi lebih andal dan latensi aplikasi berkurang lebih dari 20%.

Fitur-fitur HMS Core membantu pihak pengembang ketika membuat native app, web app, dan quick app pada berbagai gawai, termasuk ponsel pintar, komputer tablet, smart TV, wearable, dan produk audio. Fitur-fitur yang bersifat terbuka ini juga dapat dipakai untuk menciptakan aplikasi-aplikasi Android dan HarmonyOS melalui kerangka pengembangan lintasplatform, seperti React Native dan Cordova.

Memanfaatkan HMS Core 6.0 untuk menciptakan berbagai aplikasi inovatif yang akan berpartisipasi dalam ajang AppsUP 2021

Huawei menggelar kompetisi inovasi aplikasi berskala global, AppsUp, pada tahun kedua. Ajang ini ingin menginspirasi dan membantu pihak pengembang aplikasi untuk memakai dan mengintegrasikan HMS Core Kits ketika membuat aplikasi inovatif.

Baca Juga :  TAFAKUR: Kepala dan Akal Manusia Sempurna di Usia 40 Tahun

AppsUP 2021 Asia Pasifik terdiri atas 10 kategori penghargaan: Best App, Best Game, Best Social Impact Award, Honorable App Award, dan Most Popular App Award; serta beberapa kategori baru termasuk AppGallery Rising Star Award, Best Fintech Innovation Award, Best HMS Core Innovation Award, Excellent Student Award, dan Tech Women’s Award.

Sebanyak 20 aplikasi terbaik akan terpilih berdasarkan valuasi sosial, valuasi bisnis, pengalaman pengguna, dan inovasi. Para pengembang yang tampil sebagai juara akan memperoleh hadiah tunai dengan total US$200.000. Kalangan pengembang Asia Pasifik dapat mengirim satu aplikasi yang telah terintegrasi dengan minimum satu HMS Core Kit sebelum 5 September untuk mengikuti ajang tersebut.

Pendaftaran AppsUP 2021 dapat dilakukan lewat tautan berikut: http://bit.ly/appsupapacpr

@mp alam

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

BOR Semakin Turun, Wali Kota Ingatkan Warga Tetap Displin Prokes

Sen Agu 2 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS –  keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) Kota Bandung beberapa hari ke belakang semakin menurun. Keterisian berkurang 21 tempat tidur dari hari sebelumnya. Per 1 Agustus 2021, keterisian di 30 rumah sakit sebanyak 1.376 tempat tidur dari 2.275 tempat tidur yang disediakan. Dengan demikian, BOR sekitar […]