VISI.NEWS | CHINA – Huawei menargetkan untuk mengembangkan 100.000 aplikasi baru untuk sistem operasi HarmonyOS dalam waktu enam hingga 12 bulan ke depan. Target ini bertujuan untuk memperkuat ekosistem HarmonyOS dan mengurangi ketergantungan pada teknologi luar negeri, di tengah ketegangan yang meningkat dengan Amerika Serikat.
Perusahaan asal China ini, yang telah menghadapi sanksi AS yang membatasi akses ke Android dan Google, kini berfokus pada pengembangan teknologi buatan dalam negeri. Saat ini, Huawei memiliki lebih dari 15.000 aplikasi di platform HarmonyOS, tetapi untuk mencapai kemandirian ekosistem yang lebih matang, mereka membutuhkan lebih banyak aplikasi yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen secara lebih personal.
Ketua Huawei, Xu Zhijun, menyatakan dalam pidato yang diposting di aplikasi WeChat, bahwa 100.000 aplikasi adalah tonggak penting yang harus dicapai dalam beberapa bulan ke depan.
“Berdasarkan analisis kami, agar ekosistem Harmony menjadi matang dalam memenuhi kebutuhan konsumen, 100.000 aplikasi adalah tonggak sejarah, dan itu adalah tujuan utama selama enam hingga 12 bulan ke depan,” ujar Xu.
Langkah ini juga menggarisbawahi urgensi Huawei dalam menciptakan ekosistem yang lebih mandiri, terutama setelah sanksi yang diterima menyusul ketegangan perdagangan antara China dan AS. Huawei meluncurkan HarmonyOS lima tahun lalu setelah sanksi AS memutuskan dukungannya terhadap Android.
“Karena sanksi AS, Huawei terpaksa mempercepat pengembangan sistem operasinya sendiri,” kata Xu.
“Meskipun banyak kemajuan yang telah dicapai, untuk sistem operasi apa pun, tidak peduli seberapa canggihnya, tidak akan ada artinya jika tidak ada yang menggunakannya,” imbuhnya.
Meskipun Android tetap menjadi sistem operasi dominan di dunia dengan pangsa pasar global 77%, HarmonyOS mengalami peningkatan signifikan, terutama di China. Laporan Counterpoint menunjukkan bahwa HarmonyOS menggandakan pangsa pasarnya secara global, dari 2% menjadi 4% pada kuartal pertama 2024. Di China, sistem operasi ini bahkan melampaui iOS dengan pangsa pasar 17% pada periode yang sama.
Peningkatan adopsi HarmonyOS di China sejalan dengan tingginya permintaan produk unggulan Huawei, serta peningkatan penggunaan 5G yang mendukung sistem operasi tersebut. Adopsi 5G untuk HarmonyOS mencapai 50% pada kuartal pertama 2024, naik signifikan dari 9% pada periode yang sama tahun lalu.
Dengan fokus pada lokalisasi rantai pasokan, Huawei berharap dapat mempercepat pertumbuhan pangsa pasarnya dan memperkuat ekosistem HarmonyOS di pasar domestik maupun global. @ffr












