Ibadah Haji 2020 Berakhir, Seluruh Jemaah Dikarantina

Ibadah haji kala pandemi virus corona./saudi media minstry via ap/cnn indnesia/ist.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Jemaah haji 2020 telah merampungkan seluruh rangkaian ibadah pada hari Minggu (2/8). Berjalan kaki mengitari Kakbah tujuh kali atau tawaf menjadi ritual terakhir yang dilakukan para jemaah. Selanjutnya mereka menjalani karantina.

Hanya sekitar 10 ribu jemaah yang ambil bagian dalam ibadah haji tahun ini. Pemerintah Arab Saudi membatasi jumlah jemaah karena pandemi virus corona. Biasanya tak kurang dari 2,5 juta orang di seluruh dunia menunaikan rukun Islam yang kelima itu.

Seperti dikutip CNN Indonesia dari AFP, para jemaah bermasker melaksanakan lempar jamrah di Mina kemarin. Jemaah melemparkan batu yang sudah disterilkan atau desinfeksi sambil menjaga jarak satu sama lain.

Para jemaah tidak mengumpulkan sendiri kerikil itu seperti tahun-tahun sebelumnya, mereka diberi satu kantong batu yang telah disterilkan oleh otoritas haji untuk mencegah penularan virus corona.

Raja Salman mengatakan menyelenggarakan ibadah haji di tengah pandemi memang memerlukan upaya ekstra.

“Haji tahun ini terbatas pada jumlah yang sangat terbatas dari jemaah berbagai negara, memastikan ritual itu selesai meskipun dalam keadaan sulit,” kata Raja berusia 84 tahun itu, Jumat (31/7).

Otoritas kesehatan Arab Saudi memastikan tidak ada kasus Covid-19 yang ditemukan di tempat-tempat suci selama ibadah haji berlangsung.

Para jemaah haji diminta selalu menjaga jarak dan rutin menjalani pemeriksaan suhu tubuh.

Kementerian Haji Saudi awalnya membatasi jumlah jemaah haji hanya sekitar 1.000 orang. Hanya warga Saudi atau warga asing yang sudah berada di negara kerajaan itu yang dibolehkan berhaji.

Namun, media lokal mengatakan jemaah haji yang berpartisipasi tahun ini mencapai 10 ribu orang.

Jemaah yang diizinkan beribadah tahun ini hanya mereka yang berusia di bawah 65 tahun dan tidak mempunyai penyakit bawaan.

Menunaikan ibadah haji biasanya membutuhkan biaya ribuan dolar. Kebanyakan para jemaah musti menabung selama bertahun-tahun serta menunggu daftar tunggu yang panjang untuk mendapat kesempatan berhaji.

Tetapi tahun ini, pemerintah Saudi menanggung biaya semua jemaah alias gratis. Arab Saudi menyediakan makanan, akomodasi hotel, dan perawatan kesehatan untuk para jemaah haji. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

ICW Menduga 2 Hal Ini Penyebab Harun Masiku Tak Kunjung Ditangkap KPK

Sen Agu 3 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Kurnia Ramadhana, menduga ada dua hal yang membuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak kunjung menangkap tersangka suap pergantian antarwaktu anggota DPR RI periode 2019-2024, Harun Masiku. Dari sisi internal KPK, Kurnia menilai tidak ada kemauan serius untuk mencari mantan caleg dari Partai […]