VISI.NEWS | SUKABUMI – Perempuan yang menjadi korban tabrak lari di jalan raya Sukabumi – Bogor, pada Kamis (18/7/2024) dini hari, diketahui bernama Surtini (62 tahun).
Menantu korban, Agus Samiaji (31 tahun) mengatakan kabar kecelakaan itu diperoleh istrinya dari pemerintah Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada Kamis siang. Adapun Agus pada hari itu masih berada di Jakarta untuk bekerja.
“Saya dapat kabar dari istri saya, katanya [korban] ada di rumah sakit. Saya tanya kenapa? katanya ditabrak. Saya pun pulang,” kata Agus.
Agus menuturkan mertuanya itu tinggal berpindah-pindah, awalnya di daerah Cikidang kemudian mengontrak di daerah Cicurug dan sudah lebih dari 3 minggu, ikut tinggal di rumah Agus. Tetapi, sebelum kecelakaan terjadi, korban pergi meninggalkan rumah dan entah kemana perginya.
Agus menegaskan, korban itu normal dan tidak ada masalah apa-apa dengannya. “Kalau menurut saya sebagai menantu, [korban] itu normal. Diajak ngomong saja normal,” ujarnya.
Terkait insiden yang dialami mertuanya itu, Agus berharap, polisi dapat mengusut kasus tabrak lari tersebut. Adapun jenazah korban dimakamkan pada Jumat sore di TPU belakang RSUD Sekarwangi, Cibadak.
“Saya mewakili istrinya, berharap polisi segera menangkap pelaku ini,” tegasnya.
Kronologi Kejadian
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Sukabumi, IPDA M Yanuar Fajar menuturkan kecelakaan itu terjadi tepatnya Kampung Ciutara RT 16/07, Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi sekitar pukul 03.00 WIB.
Ketika itu sebuah mobil jenis minibus Toyota yang tak diketahui nomor polisinya melaju dari arah Cicurug menuju Parungkuda, tiba ditempat kejadian sewaktu melintasi jalan lurus diduga kendaraan itu tidak memprioritaskan korban yang sedang menyebrang dari arah kiri jalan ke kanan jalan.
“Dikarenakan jarak sudah terlalu dekat maka kecelakaan lalu lintas tersebut tidak dapat dihindarkan lagi,” ujar Fajar
Setelah terlibat kecelakaan, kendaraan itu tidak berhenti dan meninggalkan korban begitu saja. “Kendaraan tidak memberhentikan laju kendaraannya,” katanya.
@andri