Ikan Mujair Siap Jadi Primadona

Editor :
Sebuah kolam yang siap tebar bibit ikan milik salah seorang petani./visi.news/bambang budi utomo.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Ekspansi perusahaan raksasa pakan ternak Confeed mulai merambah ke ikan air tawar (kolam). Setelah sebelumnya suskes memonopoli ayam broiler pedaging dan petelur, kini mulai merambah ke budi daya ikan mujair.

Wakil Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Bidang Pertanian Kabupaten Tasikmalaya, Otong Rukman, mengaku telah diajak bekerja sama untuk melakukan pembesaran ikan mujair dengan sistem bagi hasil.

Dikatakan, petani membeli sendiri bibit mujair varian black prima, nirwana, gesit, dan varian lain yang dianggap bibit unggulan nan bisa tumbuh hingga 2 kg per ekornya.

“Pihak Confeed hanya menyediakan pakan selama proses pembesaran yakni tiga bulan, selanjutnya hasil panen dibelinya setelah dipotong biaya pakan selama tiga bulan itu,” terang Otong di kantornya Rabu (8/7).

Sementara kebutuhan lahan kolam untuk merealisasikan program tersebut, sepertinya tanpa dibatasi jumlah luas kolam, berapa pun luas lahannya bisa diakomodasi.

Saat ini pihaknya sudah mulai menginventarisasi para anggotanya (petani ikan), khususnya yang berminat mengikuti program tersebut. Selanjutnya mereka (para petani) akan mengikuti pelatihan sebelum memulai tebar bibit di kolamnya masing-masing.

Seperti Jajang (43) warga Desa/Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sebelumnya ia berencana memulai usaha sampingan dengan tanam ikan mujair di kolam miliknya. Ketika ada tawaran kerja sama tersebut, ia langsung menyambutnya.

“Pas lagi kebingungan gak ada modal, ada ajakan kerja sama tentu saja saya siap. Dan itu peluang emas yang harus dimanfaatkan,” katanya. @bbu

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hukum Tata Ruang Merupakan Pengendali Jangan Dilanggar

Rab Jul 8 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Hukum Tata Ruang mempunyai fungsi untuk mengendalikan alih fungsi lahan agar terhindar dari kepentingan personal atau kelompok tertentu. Dengan meneraplan hukum tata ruang, menurut Bakal Calon Bupati (Bacabup Bandung) dari Partai Demokrat, Eri Djuwono, maka fungsi lahan dan perekonomian masyarakat bisa stabil. Dikatakan Eri, kepentingan ekonomi yang […]