Imam Daryono: Kefir Bukan Obat, Melainkan Suplemen

Imam Daryono memperlihatkan kolostrum dan kefir. Kefir bisa berupa susu, pil, dan minuman cairan./visi.news/budi s. ombik.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Anggota Komunitas Kefir Kolostrum Indonesia (KKI) wilayahTaaikmalaya, Imam Daryono menyesalkan munculnya asumsi suplemen makanan disamakan dengan obat-obatan yang diproduksi secara kimiawi.

Sehingga saat berbicara mengenai kefir di hadapan dokter, Dinas Kesehatan serta pejabat terkait, konotasinya langsung menganggap bahwa kefir adalah jenis obat.

“Inilah anggapan yang keliru dan harus diluruskan. Karena, kefir bukanlah obat melainkan suplemen. Kefir merupakan hasil dari permentasi susu sapi berkualitas,” kata Imam di rumah permentasi kefir Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (23/5).

Sehingga, jelas Daryono, saat KKI akan melakukan bakti sosial untuk memberi bantuan kepada penderita atau tertular pandemi covid 19, mendapat ganjalan.

“Karena mereka menganggap kefir adalah obat medis. Padahal kefir bukanlah obat, melainkan suplemen,” tandas Daryono.

Sementara mengutip dari blog pribadi Imam Daryono yang dirilis Tempo. co, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan beberapa institusi mitra mempersiapkan uji klinik dua produk immunomodulator di rumah sakit (RS) darurat penanganan Covid-19 Wisma Atlet.

Dalam rilis tersebut diungkapkan, Immunomodulator berfungsi untuk meningkatkan sistem imun tubuh yang berperan penting untuk melawan virus corona penyebab Covid-19.

“Saat ini kami sedang melakukan persiapan uji klinik untuk herbal immunomodulator yang akan dilakukan di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet,” kata Peneliti bidang Bioteknologi di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Masteria Yunovilsa Putra kepada Antara, Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2020. Tulis laman tersebut.

Tulis blog pribadi Daryono dalam laman tersebut, uji klinik itu merupakan kerja sama LIPI, Kalbe, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes), Universitas Gadjah Mada, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dan Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisonal dan Jamu Indonesia (PDPOTJI).

Masih dalam laman tersebut, dua produk itu berbahan jamur Cordyceps dan kombinasi herbal dengan mengombinasikan bahan-bahan tanaman obat asli Indonesia. Jahe sebagai salah satu bagian dari kombinasi itu.

Produk immunomodulator itu, tulis blog pribadi Daryono, dibuat dalam sediaan tablet sehingga bisa diminum oleh pasien yang dirawat di rumah sakit Wisma Atlet nantinya.

Dalam blog milik pribadi itu dijelaskan, Jamur Cordyceps mengandung beberapa senyawa aktif yang berguna untuk kesehatan tubuh, yakni Adenosine, Cordycepin dan Polisakarida. Adenosine berpotensi sebagai antivirus, Cordycepin sebagai antiinflamasi dan antivirus, Polisakarida memiliki aktivitas imunomodulator, antioksidan, anti-tumor dan anti-aging.

“Kita mengembangkan immunomodulator ini untuk meningkatkan sistem imun yang ada dalam tubuh kita terutama pasien Covid-19 sehingga dengan meningkatnya sistem imun itu bisa mengalahkan virusnya, juga mempercepat penyembuhan pasien Covid-19. Sesuai protokol, uji klinik berlangsung selama 14 hari,” tulis blog pribadi milik pria berdarah Jawa yang merintis kefir di Pagerageung Tasikmalaya.

Di sisi lain, Imam Daryono menandaskan pihaknya sangat terbuka untuk melakukan konsultasi sekaligus melakukan proses penyembuhan bagi penderita Covid-19.

“Bukan hanya itu kami siap memberikan bantuan kepada masyarakat dalam penjagaan tertularnya pandemi ini,” pungkas Iman Daryono. @bik

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Akhiri Ramadan Tim KDI Santuni 600 Anak Yatim Piatu di Kabupaten Bandung

Sab Mei 23 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Kang Deding Ishak (KDI), bakal calon Bupati Bandung, selama dua hari ini pada akhir bulan suci Ramadan 1441 Hijriah terus meningkatkan kegiatan sosial untuk menyantuni anak yatim. Selama dua hari, Jumat-Sabtu (22-23/5/2020), Tim KDI yang dihadiri langsung Dr. H. Deding Ishak membagikan sekitar 600 santunan kepada […]