Implementasi Kebijakan bagi Penyandang Disabilitas Supaya Tepat Sasaran dan Manfaat

Editor Staf Khusus Kepresidenan, Angkie Yudistia, bersama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menjelaskan prioritas vaksinasi bagi para penyandang disabilitas./visi.news/tok suwarto.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Pemerintah daerah harus menjalin komunikasi dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar target vaksinasi bagi penyandang disabilitas usia produktif dapat tercapai.

Staf Khusus Kepresidenan, Angkie Yudistia, menyampaikan masalah tersebut kepada wartawan, seusai mengadakan pertemuan dengan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, di Balai Kota Solo, Kamis (3/6/2021),

Dalam pertemuan dengan wali kota yang didampingi Kepala Dinas Sosial, Tamso, Kepala Dinas Pendidikan, Etty Retnowati, serta dari Bappeda, Angkie menyampaikan arahan Presiden Jokowi, agar dibangun sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam percepatan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat, khususnya para penyandang disabilitas.

“Arahan Presiden, kebijakan pemerintah pusat supaya diimplementasikan di daerah. Vaksinasi kepada penyandang disabilitas diprioritaskan, untuk menjamin kesehatan dan pemulihan aktivitas ekonomi para penyandang disabilitas,” ujarnya.

Menurut staf khusus Presiden Jokowi itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan untuk memprioritaskan vaksinasi bagi 562.242 penyandang disabilitas di manapun mereka berada, tanpa mempertimbangkan alamat KTP.

Jumlah yang ditargetkan Kemenkes, katanya, masih jauh dibanding populasi penyandang disabilitas di Indonesia yang mencapai 20 juta orang dan di Jawa Tengah saja terdapat sekitar 4 juta orang

“Tadi, kami bersama Wali Kota Solo, Mas Gibran, sudah membicarakan 3 prioritas, yaitu vaksinasi untuk penyandang disabilitas, pemulihan kesehatan untuk membangkitkan kegiatan ekonomi, sehingga para penyandang disabilitas dapat mengakses program-program pemerintah secara inklusif. Sedangkan prioritas ketiga, yaitu rencana pembentukan Komisi Nasional Penyandang Disabilitas sebagai amanat UU No 8 Tahun 2016,” jelasnya.

Angkie menambahkan, siapa pun yang duduk sebagai komisioner, diharapkan memberikan perhatian lebih kepada para penyandang disabilitas di semua daerah.

“Harapan kita, teman-teman penyandang disabilitas di berbagai daerah dirangkul pemerintah daerah. Arahan Bapak Presiden, kebijakan tentang penyandang disabilitas bisa di implementasikan di daerah secara tepat sasaran, serta manfaatnya dapat di terima dengan baik oleh penyandang disabilitas” tandasnya.

Baca Juga :  Studi: Orang Usia 20 hingga 49 Tahun Paling Rentan Menularkan Covid-19

Di depan staf khusus kepresidenan dalam pertemuan di ruang rapat kantor wali kota, Gibran memaparkan program-program yang telah dilaksanakan Pemkot Solo dalam mendukung dan memfasilitasi penyandang disabilitas.

Sambil menyebutkan Kota Solo sebagai kota ramah disabilitas, dia menyebutkan berbagai layanan khusus bagi penyandang disabilitas.

“Solo memiliki berbagai layanan bagi penyandang disabilitas cukup lengkap, di antaranya ada BBRSPDF “Prof. Dr. Soeharso” dan ada National Paralympic Committe. Solo sudah friendly bagi penyandang disabilitas, walaupun masih banyak yang kurang,” tutur Gibran. @tok

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Kualifikasi Piala Dunia 2022: Gol Kadek-Evan Bawa Indonesia Imbangi Thailand 2-2

Jum Jun 4 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Gol dari I Kadek Agung dan Evan Dimas membawa tim nasional Indonesia mengimbangi Thailand dengan skor 2-2 dalam laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Al Maktoum, Dubai, Kamis waktu setempat, Jumat (4/6/2021) WIB. Disaksikan langsung dari saluran resmi pertandingan di Jakarta, Indonesia dua kali […]