Ini Olah Raga yang Tepat Bagi Penderita Hipertensi

Editor Ilustrasi. /sehatq.com/net
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, seperti penyakit jantung dan stroke. Untuk mengendalikan tekanan darah, penderita hipertensi perlu menjalani pola hidup sehat, termasuk berolahraga secara teratur.

Olahraga dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan cara memperkuat jantung dan meningkatkan aliran darah. Selain itu, olahraga juga dapat membantu menurunkan berat badan, mengurangi stres, dan meningkatkan kesehatan mental.

Namun, tidak semua jenis olahraga cocok untuk penderita hipertensi. Ada beberapa olahraga yang dapat meningkatkan tekanan darah secara tiba-tiba dan memberi beban berlebih pada jantung, seperti angkat beban dan lari sprint. Oleh karena itu, penderita hipertensi perlu memilih olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh dan kesehatannya.

Menurut beberapa sumber¹²³⁴, berikut ini adalah beberapa jenis olahraga yang tepat bagi penderita hipertensi:

  • Berjalan kaki

Berjalan kaki adalah olahraga yang mudah dan murah, tetapi efektif untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Berjalan kaki dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja, baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Berjalan kaki dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik sekitar 4-9 mmHg. Disarankan untuk berjalan kaki dengan kecepatan sedang hingga cepat selama 30 menit per hari, minimal lima hari dalam seminggu.

  • Berenang

Berenang adalah olahraga yang aman dan menyenangkan, terutama bagi penderita hipertensi yang memiliki masalah sendi atau obesitas. Berenang dapat melatih seluruh otot tubuh dan membuat jantung lebih kuat. Berenang juga dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik sekitar 7-10 mmHg. Disarankan untuk berenang selama 30 menit per hari, minimal tiga hari dalam seminggu.

  • Bersepeda
Baca Juga :  Tetra Pak Meluncurkan Laporan Keberlanjutan 2021, Menguatkan Kembali Komitmen untuk Akselerasi Ekonomi Sirkular di Indonesia

Bersepeda adalah olahraga yang dapat melatih otot-otot besar di bagian bawah tubuh dan meningkatkan kapasitas paru-paru. Bersepeda dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik sekitar 8-10 mmHg. Disarankan untuk bersepeda dengan kecepatan sedang hingga cepat selama 30 menit per hari, minimal tiga hari dalam seminggu.

  • Senam

Senam adalah olahraga yang praktis dan dapat dilakukan di mana saja, baik di rumah, di kantor, maupun di tempat umum. Senam dapat melatih fleksibilitas, keseimbangan, dan koordinasi tubuh. Senam juga dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik sekitar 5-7 mmHg. Disarankan untuk melakukan senam dengan intensitas sedang hingga berat selama 30 menit per hari, minimal tiga hari dalam seminggu.

Yoga

Yoga adalah olahraga yang tidak hanya melatih tubuh, tetapi juga pikiran dan jiwa. Yoga dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan cara meningkatkan relaksasi, mengurangi stres, dan meningkatkan kesehatan pembuluh darah. Yoga juga dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik sekitar 5-6 mmHg. Disarankan untuk melakukan yoga dengan intensitas ringan hingga sedang selama 30 menit per hari, minimal tiga hari dalam seminggu.

Itulah beberapa jenis olahraga yang tepat bagi penderita hipertensi. Namun, sebelum memulai olahraga, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda dan jenis olahraga yang paling sesuai. Selain itu, jangan lupa untuk melakukan pemanasan sebelum olahraga dan pendinginan setelah olahraga, serta minum air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi. Semoga bermanfaat!

@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gelar Penertiban, Satpol PP Amankan Ratusan Minuman Beralkohol Ilegal

Ming Jan 7 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung bersama Denpom dan Polrestabes Bandung menggelar Penertiban dan Penindakan Represif Non-Yustisial lingkup Ketertiban Umum atas pelanggaran penjualan dan peredaran minuman beralkohol tanpa izin, Jumat 5 Januari 2023 mulai sore hingga malam hari. Hasilnya, Satpol PP Kota Bandung […]