Ini yang Dilakukan Rasulullah SAW Selama Bulan Rajab

Editor Ilustrasi./via mui.or.id/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Rajab adalah salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Bulan ini memiliki banyak keutamaan dan berkah, serta menjadi saksi beberapa peristiwa besar dalam sejarah Islam. Apa saja yang dilakukan Rasulullah SAW selama bulan Rajab? Berikut ulasannya:

Membaca doa memasuki bulan Rajab.

Rasulullah SAW memberikan contoh doa yang dapat dibaca saat memasuki bulan Rajab, yaitu:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Allâhumma bârik lanâ fî rajaba wasya’bâna waballighnâ ramadlânâ

Artinya, “Duhai Allah, berkahilah kami pada bulan Rajan dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadan”.

Memperbanyak puasa.

Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak puasa di bulan Rajan, sebagaimana juga di bulan-bulan haram lainnya, yaitu Dzulqadah, Dzulhijjah, dan Muharram. Puasa di bulan Rajab memiliki pahala yang besar, karena merupakan salah satu bentuk ibadah yang dicintai Allah SWT.

Melaksanakan Isra’ dan Mi’raj.

Salah satu peristiwa besar yang terjadi di bulan Rajab adalah Isra’ dan Mi’raj, yaitu perjalanan malam Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian naik ke Sidratul Muntaha dan bertemu dengan Allah SWT. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 27 Rajab, dan merupakan salah satu mukjizat terbesar Rasulullah SAW. Umat Islam dapat memperingati Isra’ dan Mi’raj dengan mengingat kisahnya, membaca Al-Quran, dan berdoa.

Menyambut bulan Sya’ban dan Ramadan.

Bulan Rajab juga menjadi bulan persiapan untuk menyambut bulan Sya’ban dan Ramadan, yang merupakan bulan-bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Rasulullah SAW menunjukkan contoh bagaimana umat Islam harus bersiap-siap untuk menghadapi bulan-bulan tersebut dengan meningkatkan kualitas ibadah, bersedekah, dan memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.

Baca Juga :  Ramaikan GIIAS 2023, ALVA Hadirkan Beragam Program Memukau

@mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

KH Maksum Fakih : Jangan Takut Tekanan dan Intimidasi, Tetap Dukung AMIN

Sen Jan 15 , 2024
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SURABAYA – KH Maksum Faqih, ulama karismatik Nahdlatul Ulama (NU), putra almarhum KH Abdullah Faqih, pengasuh sekaligus penerus Pondok Pesantren Langitan, Widang, Tuban, Jawa Timur, yang juga Co-Captain Timnas Pemenangan Capres Anies Baswedan dan Cawapres Gus Muhaimin Iskandar atau AMIN menyerukan segenap rakyat Indonesia untuk tidak takut […]