Innalillahi, Tiga Korban Ledakan Gas di Tasikmalaya Akhirnya Meninggal Dunia

Editor :
Keluarga korban sedang berdoa di makam Usman dan Tutuy yang meninggal akibat ledakan gas./visi.news/ayi kuraesin.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Innalillahi, tiga korban ledakan gas di Kampung Sindangwangi, Kelurahan Sukamajukidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, akhirnya meninggal dunia.

Kabar meninggalnya ketiga korban dari Lurah Sukamajukidul Kecamatan Indihiang, Deden Wahyu. Para korban meninggal dunia di rumah sakit saat sedang dalam perawatan.

“Benar, tiga warga saya yang menjadi korban ledakan gas meninggal dunia saat proses perawatan di rumah sakit. Selama perawatan kondisinya terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia,” kata Lurah Sukamajukidul Kecamatan Indihiang, Deden Wahyu, kepada VISI.NEWS, Rabu (30/12/2020).

Menurutnya, ketiganya meninggal dunia karena luka bakar yang dialaminya hampir 80 persen. Selama seminggu dirawat di rumah sakit, kondisinya terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia.

Korban Usman (65), kata Deden, meninggal dunia lebih dulu yakni Selasa (29/12/2020) sekira pukul 2.30. Disusul oleh korban Joni (40) yang meninggal sekira pukul 14.00. Sementara korban Tutuy (60) meninggal pada Rabu (30/12/2020) pagi.

Ketiganya dimakamkan di permakaman tidak jauh dari rumah para korban di kampung Sindangwangi, Kelurahan Sukamajukidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.

“Kami baru beres melaksanakan pemakaman korban Tutuy. Semoga keluarga yang ditinggalkannya bisa bersabar,” ucapnya.

Sebagai pemerintahan kelurahan, lanjut Deden, pihaknya turut berbela sungkawa atas musibah yang menyebabkan meninggalnya tiga warga. Pihaknya akan berusaha untuk mengajukan bantuan bagi para keluarga korban ke pemerintah kota. Karena saat ini kondisi keluarga korban sangat terpukul.

“Dua korban yakni Usman dan Tutuy, merupakan pasangan suami istri meninggalkan 2 anak dan 5 cucu. Sedangkan korban Joni meninggalkan satu istri dan 5 anak. Kami akan berupaya untuk mendapatkan bantuan bagi keluarga korban yang ditinggalkan, setidaknya bisa membantu kebutuhan hidup sehari-harinya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Atasi Peningkatan BOR di Kudus, Ganjar : Kalau Harus Membuat RS Darurat, Kita Siap

Diberitakan sebelumnya, pada Kamis (24/12/2020) pagi, warga di Kampung Sindangwangi, Kelurahan Sukamajukidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, dikagetkan dengan suara ledakan keras yang disertai semburan api. Saking kerasnya ledakan, menyebabkan terjadinya getaran pada kaca.

Warga langsung beramai-ramai menuju arah suara ledakan. Kekagetan warga semakin menjadi saat melihat rumah tetangganya terbakar dan tiga orang terbakar. Warga bergegas menolong ketiga korban, dan melarikannya ke rumah sakit terdekat.

“Tiga orang mengalami luka akibat sekujur tubuhnya mengalami luka bakar,” kata Kapolsek Indihiang, Polresta Tasikmalaya, Kompol. H. Didik Rohim Hadi.

Ketiga korban yakni Usman (60) dan Tutuy Ruyati (60) yang merupakan pasangan suami istri serta anaknya Joni Sutarjono (40). Para korban dilarikan ke rumah sakit guna penanganan medis.

Insiden tersebut terjadi akibat ledakan tabung gas yang mengakibatkan kebakaran hebat yang terjadi di rumah milik Usman. Tiga orang penghuni rumah sempat terjebak kobaran api dalam peristiwa itu, dan mengalami luka bakar sekujur tubuhnya. @arn

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Di Cileunyi, Bansos Rp 100 Ribu Diburu hingga Larut Malam

Rab Des 30 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Penyaluran bansos bagi warga Kec. Cileunyi, Kabupatèn Bandung yang terdampak Covid-19 bagi dua desa yakni Desa Cinunuk dan Desa Cileunyiwetan disalurkan hinggga larut malam. Ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) di dua desa tersebut sejak Selasa (29/12/2020) pagi hingga malam jelang dini hari bergiliran antre. Mereka berburu bansos […]