VISI.NEWS – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung, saat ini melakukan inovasi dengan membuka delapan layanan pembayaran PBB, sehingga untuk membayar pajak tidak perlu lagi menunggu datang surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT), cukup dengan menyebutkan nomor obyek pajak (NOP).
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pendapatan 2 Bapenda Kab Bandung, Kan Kan Taufik Barnawan di Soreang, Selasa (1/12).
“Inovasi ini untuk mempermudah masyarakat membayar pajak bumi dan bangunan (PBB),” kata Kankan.
Menurut dia, para Wajib Pajak (WP) dapat melakukan pembayarannya di gerai-gerai yang tersedia seperti di alpamart, Indomart, Tokopedia, Gopay, Kantor pos, ATM dan teller Bank Jabar–Banten serta melalui Aplikasi BJB DiGi.
“Setelah melakukan transaksi di tempat yang telah ditentukan tersebut, wajib pajak harus minta tanda bukti lunas pembayarannya,” tambah Kankan.
Untuk terus mempermudah pembayaran, katanya, Bapenda Kabupaten Bandung akan menambah tempat-tempat pembayaran melalui kerjasama lembaga swasta lainnya, termasuk dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang ada di seluruh kantor desa ae Kabupaten Bandung.
Bila masih ada yang belum tercaver oleh ke delapan tempat itu, Bapenda juga melakukan jemput bola ke daerah-daerah pelosok, dengan menggunakan mobil pelayanan pembayaran pajak.
“Kita ada tiga unit mobil untuk keliling desa desa yang, sehingga WP dapat terjaring membayar pajak,“ ucapnya.
Hal itu, lanjut Kankan, dilakukan sebagai apresiasi pemerintah Kabupaten Bandung dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, karena kesadaran dan ketaatan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya membayar pajak PBB setiap tahunnya sangat tinggi.
Sebelum adanya penambahan tempat pembayaran, wajib pajak di pelosok banyak yang menunda pembarayannya atau menitipkan (kolektif) ke orang lain.
Kankan mengharapkan, dengan adanya inovasi tersebut masyarakat dapat melakukan pembayaran langsung sendiri, baik datang ke tempat-tempat yang telah ditentukan tadi maupun melalui Aplikasi yang telah ada.
“Dengan lancarnya pembayaran pajak dapat meningkatkan pembangunan di berbagai sektor di Kabupaten Bandung, dan hasil pembangunannya dapat dinikmati secara langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.@pih