Isu Pemindahan Pusat Pemerintahan Provinsi Jabar, Ahamad : Mungkin Ada Tiga Wilayah Yang Jadi Opsi Pak Gubernur, Mana Saja ?

Editor Anggota DPRD Jabar Ahmad Hidayat./visi.news/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Isu pemindahan ibu kota Jawa Barat (Jabar) kembali mencuat usai Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi mengungkapkan hasil pembicaraan dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Menurut Anggota DPRD Jabar Fraksi Golkar, Ahmad Hidayat mengatakan, pembicaraan itu disampaikan usai meninjau Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Tegalluar, Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

“Inti perbincangannya adalah Pemerintah Pemprov Jabar memutuskan, Tegalluar akan menjadi opsi pusat pemerintahan yang akan disatukan dengan pusat pertumbuhan ekonomi baru,” katanya.

Selain Tegalluar, lanjut Ahmad, ada dua lokasi lain yang menjadi calon pengganti Kota Bandung, dua lokasi tersebut adalah Walini dan Kertajati, namun, Tegalluar menjadi opsi utama.

“Hal ini seiring dengan pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, bocoran dari pak Gubernur Ridwan Kamil lokasinya disini (Tegalluar) paling besar peluangnya,” ujarnya.

Rencana pemindahan pusat pemerintahan Jabar seperti di Malaysia. Ibu Kota Negeri Jiran itu tetap di Kuala Lumpur, tetapi pusat pemerintahannya berada di Putrajaya, hal itu menjadi kejelasan soal nasib Kota Bandung, tetap sebagai ibu kota Jabar.

“Bukan pemindahan ibu kota, tapi wacana penyatuan pusat pemerintahan, jadi jangan pakai sebutan ibu kota karena itu jelas berbeda,” ungkap Ahmad.

Hanya saja, itu semua baru rencana awal dan masih perlu kajian lebih dalam dan restu dari berbagai pihak untuk memindahkan pusat pemerintahan Jabar, nantinya satu dari tiga kawasan di Jabar menjadi kota modern baru yang akan bersanding dengan Kota Bandung.

“Tiga kawasan yang dimaksud adalah Tegalluar, Walini, dan Kertajati, mungkin nanti akan menjadi Metropolitan Baru di Jabar, salah satu dari 3 wilayah itu akan dipacu jadi pusat pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya. @eko

Baca Juga :  RSUD Bedas Kertasari Diresmikan, Bupati Dadang, "Saya punya janji politik untuk mendirikan rumah sakit"

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

MUI: Berdakwah di Media Digital adalah Kewajiban

Ming Okt 16 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Perkembangan teknologi saat ini telah dirasakan seluruh dunia. Perkembangan yang sangat pesat ini membuat Komisi Informasi dan Komunikasi (Infokom) Majelis Ulama Indonesia harus beradaptasi. Dengan adanya perkembangan tersebut, Ketua MUI Bidang Infokom, KH Masduki Baidlowi, menekankan adanya konsolidasi vertikal dan horizontal di tubuh MUI. Hal […]