Search
Close this search box.

Jadi Kades, Pensiunan TNI AU Sulap Desa Jadi Lebih Maju

Endang Sunarli, Kepala Desa Nanggewer yang murah senyum./visi.news/hana mikail

Bagikan :

VISI.NEWS – Dalam kampanye pemilihan Kepala Desa Nanggewer, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, Endang Sunarli mengangkat isu “Membangun serta mengembangkan desa menjadi lebih maju dan keaejahtraan terus naik”.

Pensiunan dari TNI Angkatan Udara dengan pangkat Peltu itu digusur masyarakat untuk ikut mencalonkan diri pada pemilihan kepala desa Nanggewer Desember 2018 tahun lalu. Padahal ketika ia memutuskan untuk pulang kampung ingin menghabiskan masa pensiun di tanah kelahiran.

Sebelumnya Ia bertugas selama berpuluh-puluh tahun di Natuna sejak tahun 1985. Dan ketika purnatugas masyarakat Natuna memintanya untuk tetap tinggal di Natuna. Termasuk akan didorong untuk menjadi anggota DPRD.

“Tadinya pulang kampung ingin istirahat, tapi malah warga mendorong saya jadi kepala desa. Dan di sisa umur ini saya ingin membaktikan diri untuk kemajuan desa,” ucapnya kepada VISI.NEWS beberapa waktu lalu.

Di awal menjabat sebagai kepala desa, banyak mendapatkan tekanan dari masyarakat. Hanya saja dengan niat mengabdi dan memajukan perekonomian masyarakat, apa pun bentuk rongrongan itu dihadapinya dengan penuh senyuman.

Endang mencoba memoles dan menggali potensi yang ada di desa yang letak geografisnya berada di kaki Gunung Cakrabuana, terutama di bidang pariwisata.

Endang menuebutkan, langkah yang diambil, dengan membuka Pasir Gowong dijadikan lokasi wisata paralayang dan wisata buah atau taman buah serta bumi perkemahan.

“Ada 14 hektare tanah desa yang saat ini ditata.
Respons para atlet luar biasa dan mengharapkan bisa dimanfaatkan untuk porda 2022. Karena resikonya sangat minim,” kata bapak tiga anak yang ramah dan berkumis tipis ini.

Lokasi paralayang sendiri, katanya sudah banyak dicoba oleh para atlet. Baik dari Bandung, Sumedang, bahkan Bogor. Sedangkan lokasi pendaratan sendiri, di lapangan dekat gapura desa. Saat ini lahan masih terbatas dan masih akan diperluas lagi sesuai dengan standar.

Baca Juga :  Persib Bandung di Jalur Emas, 7 Laga Menuju Rekor Bersejarah

Lokasi lain yang akan ditata, tambah Endang, yakni lokasi Curug Panyusupan di Kampung Pangkalan. Lokasinya masih sangat perawan. Di lokasi ini ada tiga air terjun dengan panorama alam yang luar biasa.

“Curug itu akan kita buka setelah desa memiliki anggaran. Dan pengembangan lokasi tersebut menjadi prioritas di desa,” kata kepala desa yang menakhodai 6.000 penduduk itu.

Selain potensi alam yang luar biasa, tambahnya, desa yang dipimpinnya itu juga memiliki potensi pertanian yang produktif dan dapat diolah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saat ini kami terus berpikir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tadinya saya akan istirahat total menikmati masa pensiun. Tapi malah didorong jadi kades oleh warga,” kata suami dari Tuti itu.

Endang pernah merasakan bagaimana nikmatnya jadi seorang masyarakat biasa selama satu tahun. Setiap hari ia memanfaatkan waktu untuk memelihara domba dan ikan.

“Satu tahun saya menikmati hidup. Tiap hari ngarit untuk pakan domba, memelihara ikan. Tapi sekarang harus berpikir keras untuk masyarakat,” ucap alumni SMA Islam Pagerageung ini. @hml

Baca Berita Menarik Lainnya :