Jaga Keutuhan Berbangsa Dan Bernegara, Dudy : Empat Pilar Kebangsaan Bukkan Hanya Difahami Tapi Di Implemebtasikan

Editor Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat (Jabar) Haji Dudy Pamuji./visi.news/eko aripyanto.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS |BANDUNG – Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Haji Dudy Pamuji menyebutkan, ditengah kehidupan yang semakin modern di era serbadigital ini, hoax atau berita bohong menjadi ancaman kehidupan berbangsa dan bernegara.

Oleh karena itu, Anggota Fraksi Golkar ini dalam setiap mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1946, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, terus berupaya menjadikannya sebagai penangkal hoax.

“Informasi disinyalir hoax, banyak ditemukan berlalu lalang di berbagai media sosial (medsos) khususnya, untuk itu diperlukan pengetahuan faham Empat Pilar Kebangsaan sebagai penangkalnya,” katanya.

Sudah banyak contoh di dalam maupun di luar negeri misalnya, lanjut Dudy, informasi bohong bahkan sesat itu sangat berbahaya bahkan berpotensi memecah belah keutuhan bangsa.

“Hoax adalah sumber perpecahan, sedangkan Empat Pilar Kebangsaan ditujukan untuk menyatukan dan menjaga NKRI,” sambungnya.

Kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini menjadi hal penting yang harus terus tetpublikasi ditengah masyarakat dan harus berjalan maksimal serta masif guna memberikan faham berbangsa dan bernegara.

“Sosialiasi Empat Pilar Kebangsaan menjadi hal utama untuk menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara, oleh karena itu perlu dimaksimalkan bahkan lebih masif,” ujar Dudy.

Sebagai wakil rakyat, lanjut Dudy, ia mebgaku akan melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini secara terus menerus tidak hanya ketika reses dan kunjungan formal saja, akan tetapi dalam bermasyarakat sehari-hari juga patut terus digalakan.

“Sosialiasasi empat pilar ini tidak hanya dilakukan setiap kali reses atau kegiatan kunjungan ke masyarakat secara resmi, tapi dalam kehidupan sehari-hari juga perlu terus dilakukan dan dicontohkan secara langsung,” pungkasnya. @eko

Baca Juga :  Workshop Nasional SEVIMA dan Kementerian Agama Dorong Peningkatan Kualitas Kampus Islam Swasta

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sidang Kasus Sabu di Pangandaran, Kuasa Hukum : Mereka Korban Pengedar Narkotika Jaringan Internasional

Sel Okt 4 , 2022
Silahkan bagikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai keterangan salah seorang terdakwa inkonsisten. VISI.NEWS |BANDUNG – Sidang empat terdakwa kasus penyelundupan satu ton lebih sabu yang berhasil digagalkan tim Direktorat Narkoba Polda Jabar di Pantai Madasari Pangandaran, kembali di gelar Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Senin (4/10/22). Dalam sidang tersebut, ke-4 terdakwa […]