Jalur Selatan Cianjur Sudah Dapat Dilalui Setelah Tertutup Material Longsor

Jalur selatan Cianjur sudah dapat dilalui setelah tertutup material longsor./antara
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Jalur utama selatan Cianjur, Jawa Barat, tepatnya di Kampung Patrol, Desa Tanggeung, Kecamatan Tanggeung, yang sempat tertutup longsor sepanjang 50 meter, sudah dapat dilalui kendaraan meski baru satu arah secara bergantian, setelah BPBD Cianjur, berkoordinasi dengan PUPR Cianjur untuk menurunkan alat berat.

Sekretaris BPBD Cianjur, Irfan Sopyan saat dihubungi, Selasa (10/11/2020) mengatakan, longsor yang terjadi di jalan utama penghubung antarkecamatan di selatan Cianjur, tidak menyebabkan korban jiwa atau kerugian materiil. Namun akses jalan sempat tertutup material longsor tanah dan batu sehingga tidak dapat dilalui kendaraan selama beberapa jam.

“Kami langsung berkoordinasi dengan dinas terkait PUPR Cianjur dan Binamarga Provinsi Jabar, untuk membantu menurunkan alat berat. Menjelang malam material longsor berhasil disingkirkan dan arus lalu lintas dapat kembali melintas, meski baru satu arah secara bergantian,” katanya, seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Ia menjelaskan, hingga saat ini petugas dan relawan tanggung bencana di wilayah tersebut, masih melakukan pendataan terkait kerusakan dan kerugian akibat longsor. Upaya pembersihan sisa material longsor berupa lumpur dan tanah masih di dilakukan mengunakan satu alat berat dan dua unit dum truk agar kendaraan dapat kembali melintas secara normal.

Adaun longsor terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi sehingga menyebabkan tebing setinggi 60 meter yang terdapat di sepanjang jalan utama selatan Cianjur, ambruk dan menutup sebagian besar landasan jalan utama penghubung Cianjur menuju selatan atau sebaliknya.

Akibatnya antrean kendaraan sempat terlihat memanjang selama proses evakuasi berjalan.

“Kita upayakan malam ini, jalur sudah dapat dilalui normal dari kedua arah karena menjelang malam volume kendaraan yang melintas di lokasi longsor cukup padat,” katanya.

Meski sudah dapat dilalui, pihaknya tetap mengimbau pengendara yang melintas untuk ekstra hati-hati dan waspada, terutama ketika hujan kembali turun lebat, lebih baik berhenti karena longsor susulan dapat terjadi setiap saat. Sedangkan upaya penanganan longsor belum maksimal terutama di tebing yang rawan kembali longsor. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tak Ada Bukti Baru, Dua Kasus Rizieq Shihab di Polda Jabar Dihentikan

Rab Nov 11 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan Polda Jabar telah menghentikan penyidikan terhadap dua kasus Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab yang diproses di Polda Jabar. “Informasi yang kami dapatkan demikian (telah dikeluarkan SP3),” ujar Brigjen Pol Awi Setiyono di Kantor […]