VISI.NEWS | BANDUNG — Sutradara visioner James Cameron kembali membuka kemungkinan bahwa Avatar: Fire and Ash dapat menjadi babak terakhir perjalanan keluarga Jake Sully dan Neytiri, bahkan menutup seluruh waralaba Avatar jika film ketiga itu tidak mencapai target pemasukan yang ditetapkan studio.
Dalam wawancara yang dikutip dari Hypebeast, Cameron menegaskan bahwa tekanan finansial produksi film kali ini jauh lebih besar dibanding dua film sebelumnya.
“Anggarannya satu ton, maka harus menghasilkan dua ton agar mendapat keuntungan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa fokusnya kini bukan lagi sekadar menutup biaya produksi, melainkan memastikan angka pendapatan cukup kuat untuk membenarkan keberlanjutan seri keempat dan kelima.
Meski telah menghabiskan puluhan tahun mengembangkan dunia Pandora, Cameron mengaku siap menerima kemungkinan
bahwa Fire and Ash menjadi akhir segalanya.
Ketika ditanya terkait nasib alur cerita yang masih terbuka, ia menjawab ringan, “Ya, tentu saja. Jika di sinilah semuanya berakhir, keren.”
Sebagai antisipasi jika kelanjutan film tak memungkinkan, sutradara berusia 70 tahun itu bahkan mempertimbangkan untuk menyelesaikan seluruh plot waralaba dalam bentuk novel. Baginya, menuntaskan kisah secara tertulis lebih baik daripada memaksakan produksi film yang tidak memenuhi standar finansial.
Sementara itu, debut Avatar: Fire and Ash mendapat sambutan positif dari para kritikus. Dilansir dari Games Radar, pemutaran perdananya di Dolby Theater pada 1 Desember lalu menghasilkan pujian bertubi-tubi. Beberapa jurnalis menyebut film tersebut sebagai “blockbuster murni terbaik” hingga “yang paling kuat dalam seri Avatar sejauh ini.”
Aspek visual kembali menjadi sorotan utama, terutama pengenalan suku Ash, perluasan dunia Pandora, dan penekanan konflik emosional antar-karakter. Meski demikian, analis box office memperkirakan angka pembukaannya di pasar domestik berada pada kisaran USD 100 juta hingga USD 130 juta, sedikit di bawah performa Avatar: The Way of Water.
Masa depan waralaba kini berada di tangan penonton. Jika Fire and Ash mampu melampaui target keuntungan, Avatar 4 dan Avatar 5 berpotensi tetap melaju sesuai rencana awal. Namun jika tidak, Cameron tampaknya siap menutup perjalanan panjang yang telah ia mulai sejak pertengahan 1990-an, sebuah dunia yang telah ia bangun selama lebih dari dua dekade. @Kanaya












