Search
Close this search box.

Jamparing Lakukan Rakor dan Konsoludasi Kemenangan Nia – Usman

Ketua Jamparing Kab. Bandung, H. Dadang Risdal Aziz (tengah)./visi.news/ki agus.

Bagikan :

VISI.NEWS — Relawan Jamparing Sabilulunga yang berbasis jaringan merupakan metamorfosis dari LO Sabda Guna, yang menjadi bagian dari kesuksesan saat menghantar Pasangan Dadang M. Naser dan Gun Gun Gunawan pada Pilkada 2015 lalu, sekarang mengadakan rapat koodinasi dan konsolidasi kembali.

Ketua Jamparing Sabilulungan Kab. Bandung, H. Dadang Risdal Aziz, mengatakan, relawan Jamparing merupakan relawan yang berbasis jaringan bukan berbasis komunitas. Untuk anggotanya sendiri sudah terbentuk strukturalnya sampai tingakat desa.

“Dari pengalaman itu, kami optimis Pasangan Nia-Usman bisa meraih kemenangan mutlak pada Pilkada ini,” katanya di Soreang, Jum’at (4/12/2020).

Apalagi dari hasil laporan dilapangan, lanjut dia, dalam rakor dan konsolidasi ini, Ketua Korwil dan Ketua Korcab sudah memberikan laporan signifikan yang memperkuat suara. Terutama di Dapil 4, yaitu, Rancaekek, Nagrek, dan Cikancung, dukungan terhadap Paslon no urut 1 terus mengalir dari berbagai lini.

Pernyataan tersebut dikemukakan Dadang, oleh Pengurus Jamparing di Dapil 4, Luki Richard (A Luki). Demikian juga di Dapil lainnya, diperoleh informasi yang sangat bagus dan sangat mendukung kemenangan Paslon usungannya itu.

“Kondisi ini harus tetap dipelihara dan dijaga sampai hari H- pencoblosan, karena menjelang hari H itu sangat rentan dari kecurangan dari fihak lawan, sehingga jamparing di tiap pelosok akan menerapkan pagar betis supaya bisa mendeteksi lebih dini gerakan yang disinyalir sebagai kecurangan,” ujarnya.

Dia menginstruksikan jamparing menginstruksikan kepada seluruh jaringan relawannya untuk tetap tawadhu meski merasa optimis menang dan senantiasa giat dan waspada jika didaerahnya terjadi hal-hal yang bisa mendiskreditkan pasangan NU pasti.

Dalam rakor dan konsolidasi ini pula, dia menyampaikan, agar penyelenggara Pilkada, KPU Kab. Bandung, agar terus mensosialisasikan prosesur kesehatan kegiatan pencoblosan di TPS.

Baca Juga :  Prediksi Bhayangkara FC vs Persib: Susunan Pemain, Head to Head

“Selama ini yang saya tahu, KPU beserta jajaran kebawahnya belum total maksimal melakukan sosialiasi terkait prokes di lokasi. Kondisi ini kalau dibiarkan justru akan membuat calon pemilih enggan datang ke TPS,” imbuh dia.

Karena Kab. Bandung, ditegaskannya, saat ini sudah masuk kategori zona merah. Artinya kewaspadaan semua elemen harus lebih bisa ditingkatkan kembali. Agar tercipta Pilkada yang aman, nyaman, dan sehat. @qia.

Baca Berita Menarik Lainnya :