“Jangan Bicara Resesi, UMK Saja Dulu Sesuai Aturan!”

Editor Buruh yang tergbung dalam SPSI dan KSPN melakukan aksi di halaman Komplek Pemkab Bandung di Soreang, Rabu (16/11/2022). /visi.news/gustav viktor rizal
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SOREANG – Ribuan para buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Kabupaten Bandung, melakukan aksi demo di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung di Soreang, Selasa (16/11/2022) Pukul 12.00 WIB. Para demonstran menuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten  (UMK) tahun 2023 sebesar 13%-15%.

Dalam orasinya itu Ketua KSPN Tajudin, menuntut dibatalkannya Undang-undang No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, diturunannya harga bahan pokok dan tegakan supermasi hukum bidang ketenagakerjaan.

“Harga-harga sudah naik tapi UMK tidak kunjung di naikan. Sudahlah jangan bicara resesi ekonomi global, kami hanya mau UMK saja dulu sesuai aturan itu minimum kerja 0 tahun sudah bisa jadi syarat untuk gaji UMK, tapi fakta di lapangan tidak begitu,” ujarnya.

Para demonstran sangat mengharap pejabat yang terkait dapat merealisasi tuntutan para buruh yang ada di Kabupaten Bandung, karena beberapa faktor yang jadi penyebab para buruh untuk melakukan aksi saat ini.

“Saudara-saudara sekalian kita harus terus perjuangkan demi kesejahteraan buruh di Kabupaten Bandung, diantaranya terkait harga BBM yang naik dan terdampak pada upah yang saat ini menjadi dilema bagi kami semua, ” tuturnya.

Selama menunggu kurang lebih 4 jam, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Bandung H. Cecep Suhendar didampingi Kepala Kesbangpol H. Adjat Sudrajat menemui para demonstran di halaman Kantor Pemkab Bandung disamping Gedung DPRD Kab. Bandung.

Menanggapi tuntutan tersebut, pihaknya akan segera merealisasi atas apa yang menjadi tuntutan para buruh di untuk tahun 2023.

“Luar biasa saudara semua sudah sabar di sini, saya menilai perjuangan ibu dan bapak yang hadir pada saat ini, perlu saya sampaikan pada 2023 mendatang akan ada sedikit krisis ekonomi dunia, inflasi, saya Cecep Suhendar mewakili DPRD Kabupaten Bandung yang di amanatkan oleh ketua, bahwa DPRD akan memberikan rekomendasi atas usulan para serikat buruh untuk kenaikan upah sebesar 15%, selain nilai kita juga merekomendasikan kesepakatan upah jangan memakai P3K. Saya akan membuatkan berita acara hasil rapat hari ini mudah mudahan hari ini juga perjuangan kalian semua sesampainya di rumah membuahkan hasil, kembali ke rumah masing dengan selamat,” ucap Cecep. @gustav

Baca Juga :  SELEB: Foto Mesra Beredar, Ara dan Chika JKT48 Dihukum Manajemen

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Desy Ratnasari: Omnibus Law Kesehatan Mengandung Semangat Kolaborasi

Rab Nov 16 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | JAKARTA – Badan Legislasi DPR RI saat ini sedang dalam tahapan menyerap aspirasi dari berbagai stakeholder di bidang kesehatan dalam rangka penyusunan omnibus law Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kesehatan. Dalam tahapan ini, Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Desy Ratnasari menjelaskan bahwa penyusunan omnibus law kesehatan ini […]