Jejak Karir Calon Tunggal Kapolri Pilihan Jokowi

Editor :


Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menjadi calon tunggal Kapolri yang diajukan Presiden Joko Widodo ke Pimpinan DPR pada hari Rabu (13/1/2021) siang melalui Surat Presiden (Supres).

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri, menyatakan bahwa kriteria calon Kapolri adalah Perwira Tinggi yang masih aktif dengan memperhatikan jenjang kepangkatan dan karir.

Dilansir dari lokadata.id, Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, menjelaskan perihal jenjang kepangkatan dan karir. Menurutnya, jenjang kepangkatan adalah prinsip senioritas, yakni penyandang pangkat tertinggi di bawah Kapolri. Sedangkan jenjang karir adalah pengalaman penugasan pada berbagai bidang profesi Kepolisian atau berbagai jabatan di Kepolisian.

Lalu, seperti apa jejak karir Komjen Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yang menjadikannya calon tunggal Kapolri?

Lahir di Ambon pada 5 Mei 1969, Sigit merupakan lulusan Akademi Kepolisian Angkatan 1991. Ia menjadi Perwira pertama yang meraih pangkat Jenderal di antara rekan-rekan seangkatannya.

Perjalanan karir Kepolisian Sigit dimulai saat menjabat sebagai Kepala Unit II Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metro Tangerang pada 1993 dengan pangkat Inspektur Dua. Setelah itu, ia menjabat Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Duren Sawit, Jakarta Timur, pada 1999.

Sebagai Kapolsek Duren Sawit, pada waktu itu Sigit membantu tim Gegana Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya untuk memburu pengebom Plaza Atrium. Hal tersebut menjadi prestasi tersendiri dalam perjalanan karirnya. Dua tahun kemudian, yaitu 2001, Sigit menjabat Kapolsek Tambora, Jakarta Barat, dengan pangkat Komisaris. Selanjutnya, ia menjadi Kepala Satuan Intel dan Keamanan Polres Jakarta Barat pada 2005.

Sigit, yang meraih gelar S2-nya di Universitas Indonesia ini, kemudian bertugas di berbagai jabatan administratif di Markas Besar Kepolisian RI dan Polda Metro Jaya dari 2006 hingga 2009.

Di tahun 2009, Sigit berhasil mendapat rekomendasi dan menjabat Kepala Polres Pati. Setahun kemudian, ia menjabat Wakil Kepala Polres Kota Semarang pada 2010. Karirnya semakin cemerlang saat Sigit menerima kenaikan pangkat menjadi Komisaris Besar ketika menjabat Kepala Polres Surakarta pada 2011.

Jabatan Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Umum Bareskrim diembannya pada 2012. Setahun kemudian, yakni 2013, ia menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara, di mana dirinya berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang melibatkan seorang Ajun Komisaris Besar.

Pada 2014, Sigit diboyong ke Istana oleh Joko Widodo dan menjadi Ajudan Presiden selama dua tahun. Kemudian pada 2016, ia menjabat Kepala Polda Banten dengan pangkat Brigadir Jenderal dan menerima bintang pertama di pundaknya. Sementara bintang ke dua diterimanya pada 2018, saat ia dilantik sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan.

Lewat telegram rahasia pada Kamis, 5 Desember 2019, dari Kepala Polri Jenderal Idham Azis, Sigit ditunjuk sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) dengan pangkat Komisaris Jenderal saat dilantik, dan menjadi Perwira termuda yang menduduki jabatan tersebut. @yus

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Daftar Panjang Prestasi Listyo Sigit Prabowo di Bareskrim Polri

Kam Jan 14 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Nama Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Komjen Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., ramai diperbincangkan setelah dirinya diajukan Presiden Joko Widodo ke Pimpinan DPR sebagai calon tunggal Kapolri pada Rabu (13/1/2021) siang. Di bawah pimpinannya, Bareskrim Polri mencatat banyak prestasi gemilang dengan berhasil mengungkap sejumlah kasus […]