Jelang Idul Adha Di Kabupaten Bogor, Hewan Ternak Sapi Insyallah Sudah Terbebas Dari Virus PMK

Editor Anggota DPRD Jabar, H. Kusnadi. /visi.news/eko aripyanto
Silahkan bagikan

VISINEWS | BANDUNG – Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) asal dapil Kabupaten Bogor, Haji Kusnadi meminta masyarakat untuk tidak khawatir terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan kurban menjelang Iduladha 1443 Hijriah.

Pasalnya, pemerintah baik pusat, provinsi dan kabupaten diakui sudah melakukan upaya dalam menangani permasalahan PMK yang akhir-akhir ini terjadi di Indonesia termasuk di Kabupaten Bogor, salah satunya dengan mempercepat vaksinasi.

“Masyarakat harus tenang, karena penanganan PMK hewan sudah di tangani, terlebih menjelang Idul adha beberapa pekan kedepan, jangan khawatir,” katanya.

Pelaksanaan vaksinasi PMK, lanjut Haji Kusnadi, pada hewan ternak umumnya di Jabar dan khususnya di Kabupaten Bogor, sudah dilakukan tiga tahap yakni suntikan pertama, kedua, dan booster.

“Sama seperti vaksinasi COVID-19 suntikan pertama, kedua dan booster, dan hal itu sudah dilakukan merata di Jabar termasuk di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Kepada VISINEWS Sabtu (18/6/22), Haji Kusndi mengungkapkan, hewan ternak yang sudah diperiksa sehat dan cukup umur, akan diberikan sertifikat yang dipasangkan pada leher hewan.

“Hal itu menandakan bahwa hewan tersebut sehat dan siap untuk dikonsumsi, semua yang sehat akan dikasih sertifikat, jadi nanti di setiap kuping sapi ada tanda, artinya siap untuk potong,” ungkapnya.

Sekedar informasi, sejauh ini, 40 persen hewan ternak di Jabar termasuk di Kabupaten Bogor, yang terpapar PMK sudah dinyatakan sembuh, sehingga penyebaran virus PMK bisa secepatnya dikendalikan.

“40 persen dari yang terpapar sudah sembuh, dengan tingkat kesembuhan yang membaik ini diharapkan secepatnya PMK ini bisa kita kendalikan,” pungkasnya. @eko.

Baca Juga :  Perangkat Daerah Lima Kali Tak Capai Target Kontrak Kerja, Dipersilahkan Mengundurkan Diri

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sebelum Penghapusan Honorer Diberlakukan, Pemerintah Diminta Carikan Solusi Terlebih Dahulu

Sab Jun 18 , 2022
Silahkan bagikanVISINEWS |BANDUNG – Kebijakan pemerintah yang akan menghapus tenaga honorer di lingkup kerja birokrasi pada November 2023 dinilai akan menambah angka pengangguran di Indonesia termasuk di Jawa Barat (Jabar). Untuk itu, Anggota Komisi I DPRD Jabar, Reynaldi meminta agar pemerintah melakukan upaya dalam mencarikan solusi terbaik guna memikirkan nasib […]