Jelang Lebaran, Warga Meluber di Pasar Anyar Bogor

Warga meluber di Pasar Anyar Bogor, Jawa Barat./visi.news/pojoksatu.id.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Ribuan warga meluber di Pasar Anyar dan Pasar Bogor jelang hari raya Idulfitri, Minggu (17/5).

Warga berdesak-desakan di pasar untuk membeli baju lebaran. Mereka mengabaikan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Para pengunjung pasar tidak menjaga jarak. Bahkan, sebagian dari mereka tidak mengenakan masker.

Kondisi ini menggambarkan jika masyarakat sudah jenuh dengan corona. Mereka seolah-olah tidak takut lagi dengan virus mematikan tersebut.

Seorang pengunjung pasar Anyar, Yati Maryati (45) mengaku rela berdesak-desakan di pasar untuk membeli baju lebaran.

“Mau beliin baju lebaran untuk anak. Gak nyangka juga seramai ini di pasar. Sesak banget di dalam,” ucap warga Kayumanis, Kota Bogor itu, seperti dilansir Pojoksatu.id.

Banyaknya warga yang mengabaikan aturan PSBB di pasar membuat Wali Kota Bogor, Bima Arya kaget.

Bima Arya sempat terperangah saat melihat langsung kondisi Pasar Anyar yang disesaki warga di saat pandemi Covid-19 masih berlangsung. Ia mengaku miris melihat masih banyak toko di luar yang dikecualikan yang masih beroperasi.

Selain itu, masih banyak warga yang kedapatan memaksa ke pasar hanya untuk membeli barang-barang di luar kebutuhan pokok.

“Saya kaget, ya saya kira semuanya tahu tahun ini lebarannya prihatin. Kalau belanja bahan pokok ya sangat dipahami, tapi kalau belanjanya sekitar baju baru, sepatu baru, mau dipakai ke mana, kan menyakiti,” kata Bima Arya dilansir PojokBogor.com.

Bima Arya mengajak warga agar menghargai segala upaya dan pertaruhan yang dilakukan tenaga kesehatan yang terus berjuang menyembuhkan pasien positif corona.

“Ini saatnya bergerak bersama-sama, jangan sampai yang satu berjuang yang lain tidur. Kita solidaritas sama tenaga kesehatan yang menyabung nyawa. Tenaga kesehatan itu antara hidup dan mati di rumah sakit, masa yang lain bersenang-senang,” kata Bima di Pasar Kebon Kembang.

“Masyarakat juga harus paham dong, lebaran tahun ini tuh prihatin, kalau masih terpikir untuk jalan-jalan dan beli baju baru keterlaluan, menyakiti orang-orang yang kelaparan,” imbuhnya. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

NU dan Muhammadiyah Bandung Sepakat dengan MUI: Salat Idulfitri Digelar di Rumah

Sen Mei 18 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung mengimbau seluruh umat muslim untuk menjalankan salat Idulfitri di rumah. Hal itu mengingat virus corona (Covid-19) masih mewabah di Kota Bandung. Ketua MUI Kota Bandung Miftah Farid mengajak umat muslim untuk tetap berdisiplin mengikuti anjuran protokol kesehatan di zona merah. Hal ini […]