Jelang Pemilu 2024, Isu Korupsi “Digoreng” untuk Menyerang Bupati Bandung

Editor Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna. /visi.news/gustav viktorizal
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SOREANG – Menjelang Pemilu 2024 Bupati Bandung Dr. H.M. Dadang Supriatna merasa isu korupsi sengaja “digoreng” untuk menyerangnya secara masif dan bertubi-tubi. Namun ia percaya para penegak hukum akan melihat permasalahan yang dilaporkan secara obyektif.

“Saya sangat percaya para penegak hukum melihat setiap permasalahan yang dilaporkan secara obyektif,” ujarnya kepada media, Jumat (7/7/2023).

Menurutnya, hal ini bukan hanya menyerang pada dirinya saat ia sekarang menjadi Bupati Bandung. Bupati sebelumnya juga pernah ada ketika akan mencalonkan pada periode kedua diserang isu dugaan korupsi.

“Saya sendiri menanggapinya biasa saja selama kita tidak melakukan seperti apa yang dituduhkan, karena saya percaya kebenaran itu cepat atau lambat akan nampak dan dilihat oleh masyarakat,” katanya.

Dikatakan, salah satu isu panas yang muncul adalah saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menjalankan amanah program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJPMD) yang sudah disepakati bersama wakil rakyat di DPRD Kabupaten Bandung yakni Revitalisasi Pasar Banjaran.

“Saya sangat menyadari implementasi salah satu program RPJMD mengenai revitalisasi pasar ini akan menjadi isu yang tidak populer. Tapi, saya juga kan harus menjalankan amanah program yang telah disepakati bersama antara pemerintah dengan masyarakat yang direpresentasikan melalui DPRD,” ungkapnya.

“Jadi ini bukan program keinginan pribadi. Ini melekat dengan tugas saya selaku bupati yang harus menjalankan amanah rakyat juga, karena kalau saya tidak menjalankan amanah itu, saya juga akan mendapat protes dari masyarakat yang menghendaki tata kota di kecamatan-kecamatan menjadi lebih baik, lebih tertata, lebih tertib dan lebih nyaman. Saya percaya, kalau ini sudah diwujudkan satu persatu, masyarakatnya dan pedagang sendiri yang akan menikmatinya,” imbuh Dadang.

Baca Juga :  Ketua PCNU Kabupaten Bandung Apresiasi Aktivitas MWC NU Baleendah dalam Mengisi Ramadan 1445 H

Bupati Dadang belakangan ini diserang isu dugaan korupsi, setelah munculnya kelompok kecil pedagang yang menolak/menunda Revitalisasi Pasar Banjaran. Isu tersebut dilontarkan oleh Aktivis Pemuda Bandung Raya dan Ketua Komite Pencegahan Korupsi Jawa Barat Piar Pratama yang juga melakukan aksi demo di halaman Gedung KPK Jakarta.

Ada Laporan

Hari ini beredar kabar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) m membenarkan adanya laporan dugaan gratifikasi yang dialamatkan kepada Bupati Bandung, Dadang Supriatna. Pernyataan KPK tersebut sebetulnya masih sama dengan pernyataan sebelumnya yang disampaikan kepada media.

“Benar ada laporan yang dimaksud, yang jelas setiap laporan dan pengaduan masyarakat pasti KPK tindaklanjuti,” jelas Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, saat ditanyakan VISI.NEWS via WhatApp, pada Jumat (7/7/2023) malam.

Ali menyebutkan bahwa, setiap laporan dari masyarakat akan segera dilakukan verifikasi awal oleh Tim Pengaduan Masyarakat KPK.

“Kami menindaklanjutinya dengan segera melakukan verifikasi awal dan melanjutkan pengaduan tersebut ke tahap telaah guna menggali informasinya lebih lanjut,” ungkapnya.

Pihaknya memastikan bahwa lembaga KPK, akan memproses secara proaktif untuk menelusuri dan melakukan pengumpulan berbagai keterangan dan informasi tambahan untuk melengkapi aduan tersebut.

“Proses ini penting untuk menilai apakah pokok aduan itu sesuai ketentuan yang berlaku, dan termasuk ranah tindak pidana korupsi atau tidak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, saat dikonfirmasi ada berapa total aduan laporan dugaan gratifikasi yang telah membawa nama orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu,
Pihaknya tidak menjelaskan secara lebih rinci.

@mpa/gvr

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Restoran Michelin-Star, Candlenut Singapura, Segera 'Ambil Alih' Magnolia, The Westin Surabaya

Jum Jul 7 , 2023
Silahkan bagikanVISI.NEWS | SURABAYA – Di tengah semaraknya konsep fine dining di Surabaya, Magnolia Restaurant by The Westin Surabaya menyuguhkan sebuah acara untuk para penggemar kuliner kelas atas melalui “Gastronome Fest”. Melanjutkan rangkaian terbaru takeover atau ambil alih restoran yang epik, Magnolia Restaurant akan kedatangan restoran Peranakan dengan penghargaan Michelin […]