Jelang Pencoblosan Pilkada 2020, Ribuan Personel Polda Jabar Laksanakan Rapid dan Swab Test

Editor :
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Erdi Adrimulan Chaniago./visi.news/istimewa

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Kepolisian Daerah (Polda Jabar) melaksanakan rapid dan swab test terhadap ribuan personel yang ditugaskan untuk mengamankan pemungutan suara atau pencoblosan Pilkada serentak 2020 di tujuh Kota dan Kabupaten di Jawa barat.

Rapid dan swab test ini dilakukan untuk memastikan personel pengamanan, dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, dalam keadaan sehat dan tak terpapar Covid-19.

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Drs. Ahmad Dopiri, M.Si., melalui Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, dari delapan Kota dan Kabupaten di Jawa Barat yang menggelar Pilkada 2020, yang menjadi otoritas pengamanan oleh Polda Jabar hanya tujuh.

“Ketujuh Kabupaten itu antara lain, Kabupaten Bandung, Karawang, Indramayu, Cianjur, Sukabumi, Tasikmalaya, dan Pangandaran. Sedangkan Kota Depok masuk otoritas Polda Metro Jaya,” jelas Erdi kepada wartawan di Mapolda Jabar, Minggu (6/12/2020) siang.

Erdi menjelaskan, sebanyak 10 Polres jajaran dilibatkan dalam pengamanan Pilkada serentak 2020 di Jawa Barat ini.

“Mulai sekarang ini, dari Direktorat Sabhara dan Satuan Brimob Polda Jabar serta 10 Polres jajaran sudah melakukan persiapan per geser pasukan ke wilayah-wilayah yang sudah dibagi,” jelasnya.

Kata Erdi, mulai Rabu 2 Desember 2020, masing-masing Polres telah melaksanakan kegiatan untuk pergeseran anggota ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Sebelum diterjunkan, para personel Polda Jabar dan Polres jajaran telah melaksanakan rapid dan swab test dengan antigen. Sedangkan pergeseran pasukan dilakukan pada Senin 7 Desember 2020, namun pelaksanaan rapid test itu sudah mulai dari sekarang,” katanya.

Erdi menuturkan, sepuluh Polres yang dilibatkan dalam pelaksanaan pengamanan antara lain Polresta Bandung, Polres Karawang, Cimahi, Sukabumi Kota dan Sukabumi, Indramayu, Cianjur, Tasikmalaya Kota dan Tasikmalaya, serta Ciamis.

Baca Juga :  Yodi Prabowo Diduga Bunuh Diri Karena Depresi

Erdi merinci, jumlah personel dan pengamanan TPS, masing-masing Polresta Bandung sebanyak 693 personel, Polres Karawang 943, dan Polres Cimahi 100.

Lanjut Erdi, Polres Sukabumi Kota 395 personel, Polres Sukabumi 883, Polres Indramayu 796 personel, Polres Cianjur 1.340, Polres Tasikmalaya Kota 636 personel, dan Polres Tasikmalaya 582, serta Polres Ciamis 607 personel.

“Masing-masing Polres sudah melakukan persiapan untuk ditempatkan atau pergeseran ke TPS,” tuturnya.

Erdi menambahkan, setelah pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020, seluruh anggota yang terlibat dalam pengamanan TPS itu akan di-rapid dan swab test kembali.

“Pengamanan tak hanya TPS, tapi juga kantor KPU. Semua sudah diplotting oleh Polres masing-masing. Mereka juga menjaga gudang penyimpanan kotak suara,” pungkasnya. @yus

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Coba Tidur 30 Menit Lebih Cepat atau Sebaliknya, Ini Pengaruhnya bagi Tubuh

Sen Des 7 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Perubahan gaya hidup sekecil apa pun bisa memengaruhi kesehatan Anda cukup besar. Bukan hanya rutin olahraga atau mengatur pola makan, waktu tidur juga sangat memengaruhi kesehatan. Banyak orang belum mengetahui bahwa tidur setengah jam lebih awal atau lebih lambat bisa membuat perbedaan besar pada pola tidur dan […]