Search
Close this search box.

Jelang Ramadan, Kementerian Perdagangan Arab Saudi Lakukan 17.500 Inspeksi di Makkah–Madinah

Ribuan kunjungan dilakukan oleh tim pengawas yang disebar di berbagai titik strategis di Makkah dan Madinah. /saudigazette.com.sa

Bagikan :

VISI.NEWS | RIYADH – Kementerian Perdagangan Arab Saudi melaksanakan sebanyak 17.500 kunjungan inspeksi di wilayah Makkah dan Madinah menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan kesiapan pasokan dan perlindungan konsumen di dua kota suci yang akan dipadati jemaah umrah.

Dalam pernyataan resminya, dikutip dari Saudi Gazette, Selasa (27/1/2026), Kementerian Perdagangan menyebutkan bahwa inspeksi tersebut berlangsung sejak 1 Rajab hingga 5 Syaban 1447 Hijriah. Ribuan kunjungan itu dilakukan oleh tim pengawas yang disebar di berbagai titik strategis di Makkah dan Madinah.

Inspeksi mencakup pasar-pasar sentral, hypermarket, serta gerai ritel yang berada di kawasan pusat Haram. Selain itu, pengawasan juga dilakukan terhadap toko emas dan perhiasan, stasiun pengisian bahan bakar di jalur menuju Makkah dan Madinah, serta lokasi-lokasi miqat tempat jamaah memulai ihram.

Kementerian menegaskan bahwa kegiatan pengawasan ini dilakukan seiring mendekatnya bulan Ramadan, yang dikenal sebagai puncak musim umrah. Pada periode ini, jumlah jemaah dan pengunjung ke dua kota suci meningkat signifikan, sehingga kebutuhan barang dan jasa melonjak tajam.

Hasil inspeksi menunjukkan bahwa ketersediaan barang, produk makanan, dan bahan pangan dinilai mencukupi untuk memenuhi lonjakan permintaan selama Ramadan. Pemerintah memastikan tidak ada gangguan pasokan meski arus jemaah diperkirakan meningkat drastis.

Selain memastikan ketersediaan, inspeksi juga difokuskan pada kualitas dan standar produk. Kementerian memastikan bahwa stok pangan yang beredar memenuhi spesifikasi standar yang telah disetujui serta aman untuk dikonsumsi masyarakat dan jemaah.

Kampanye pengawasan proaktif ini dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas pasar dan melindungi konsumen dari praktik curang. Seluruh pelaku usaha diingatkan untuk mematuhi regulasi perlindungan konsumen dan ketentuan perdagangan yang berlaku.

Baca Juga :  Info Warga Jadi Kunci, Bareskrim Gagalkan Peredaran 30 Kg Sabu di Jalur Lintas Sumatera

Kementerian Perdagangan juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan intensitas pengawasan selama Ramadan. Langkah ini bertujuan menjaga kelancaran aktivitas ekonomi, sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi jemaah umrah serta penduduk setempat.

Dengan ribuan inspeksi yang telah dilakukan, pemerintah Arab Saudi berharap aktivitas perdagangan di Makkah dan Madinah selama Ramadan dapat berjalan tertib, transparan, dan berkeadilan, sejalan dengan upaya memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu Allah dari seluruh dunia.

@uli

Baca Berita Menarik Lainnya :