Search
Close this search box.

Jenuh Kuliah “Online”, Mahasiswa Unsil Tasik Dambakan Kuliah “Ofline”

Suasana diskusi yang digelar oleh mahasiswa pascasarjana./visi.news/ayi kureasin

Bagikan :

VISI.NEWS – Era pandemi Covid-19 telah mengubah tatanan kehidupan, tak terkecuali kegiatan perkuliahan di perguruan tinggi. Sejak pandemi, pemerintah mengeluarkan kebijakan kuliah online atau daring (dalam jaringan, red.), seperti di Universitas Negeri Siliwangi Tasikmalaya.

Rupanya kegiatan perkuliahan sistem online itu tidak selamanya diterima. Para mahasiswa pun menyampaikan keluh kesahnya menjalani kuliah online.

Atas dasar itu, mahasiswa Pascasarjana Magister of Manajemen (MM) Unsil Tasikmalaya, menggelar diskusi di Hotel Fave, Kota Tasikmalaya, Rabu (22/7). Hadir dalam acara tersebut Rektor Unsil Tasikmalaya, Prof. Dr. H. Rudi Priyadi, Ir., M.S, para dosen serta seluruh jajaran pengurus Unsil.

Kegiatan tersebut sekaligus sebagai syukuran Akreditasi B MM dan Dies Natalis ke-42 Unsil Tasikmalaya dan Perguruan Tinggi Negeri ke-6.

Ketua pelaksana kegiatan, Yadi Miyadi, SE mengatakan, besar harapan lulusan Unsil khususnya mahasiswa MM bisa menjadi manusia yang berkualitas, berpotensi, dan lincah. Namun dengan sistem kuliah online bukannya menghasilkan lulusan berkualitas, tapi bisa sebaliknya.

“Kuliah sistem online nilai makin turun, ilmu tidak dapat, tugas pun numpuk dan kuota habis,” kata Yadi yang juga mahasiswa pascasarjana MM.

Yadi mengatakan, kegiatan diskusi digelar dengan sebutan ‘Luch Talk Master of Manajement’ Unsil Tasikmalaya. Dipelopori oleh mahasiswa Pascasarjana Master of Manajemen bersama Pascasarjana Matematik serta Geografi, terkait menyikapi proses kegiatan perkuliahan online dan ofline.

Dikatakan Yadi, dalam diskusi ini diharapkan pihaknya bisa memberikan solusi dan terobosan dalam kejenuhan belajar zoom atau online.

“Kami sengaja menggelar kegiatan ini dengan mengundang rektor serta segenap dosen. Dengan harapan, mencari solusi agar lulusan Unsil memiliki kemampuan dan siap bersaing, ” tuturnya.

Sementara itu, Rektor Unsil Tasikmalaya, Prof. Dr. H. Rudi Priyadi, Ir., M.S mengatakan selama ini proses pembelajaran mengikuti apa yang disarankan oleh pemerintah.

Baca Juga :  Daya Juang Jadi Kunci Kemenangan PSM Makassar atas PSIM Yogyakarta

“Kita memiliki Fakultas Kesehatan sehingga bisa melaksanakan kegiatan secara ofline dalam pelaksanaan new normal. Harus berani, kalau diam saja mau bagaimana kegiatan sekarang,” ucap rektor.

Dijelaskan, kendati kegiatan secara ofline banyak yang protes, programnya tetap berjalan. Tentunya mengacu pada protokol kesehatan.

Adapun kegiatan yang dilakukan secara ofline, kata rektor, kegiatan yang tak bisa dilakukan secara daring, seperti pratikum di laboratorium atau sidang skripsi.

“Sudah jejak pendapat dan disampaikan, rata-rata mereka menginginkan ofline. Kalau dilakukan secara ofline tentu ada syarat-syaratnya,” tegas Rektor.@akr

Baca Berita Menarik Lainnya :