Jika Arab Saudi Membuka, 37.988 Jemaah Haji Jabar Akan Diprioritaskan Berangkat Tahun Ini

Editor Ilustrasi ibadah haji./via pojoksatu.id/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Berdasarkan catatan Kemenag Kanwil Jabar, selama 2020 lalu sebanyak 37.988 jemaah haji asal Jabar gagal berangkat ke tanah suci Mekah karena pandemi.

Ribuan jemaah itu akan diprioritaskan berangkat tahun ini jika Arab Saudi memutuskan membuka ibadah haji.

Namun, Kasubbag Informasi dan Humas Kemenag Kanwil Jabar, Ohan Burhan menyampaikan, belum dapat memastikan apakah semua jemaah dapat sekaligus diberangkatkan atau tidak.

“Untuk jumlah jemaah belum ada keputusan, menunggu pemerintah Arab Saudi. Tidak tahu ada keberangkatan jemaah atau tidak, kita sedang nunggu (keputusan),” katanya, baru-baru ini, seperti dilansir pojoksatu.id.

Secara keseluruhan, jumlah pendaftar haji tahun 2020 dari 27 kota kabupaten di Jabar berjumlah 679.246, dengan kuota keberangkatan hanya 37.988. kuota terbanyak berada di Kabupaten Bogor yakni 3.421 jemaah, lalu Kota Bekasi (2.739), disusul Kabupaten Bandung (2.539).

Meski puluhan ribu jemaah haji itu gagal berangkat, Ohan mengatakan, tak ada jemaah yang membatalkan pendaftarannya. Selain itu, hingga kini, pendaftaran haji pun tetap dibuka.

“Pendaftaran tetap dibuka karena yang daftar sekarang itu kan 10 tahun kemudian berangkatnya,” katanya.

Disinggung, terkait kebijakan bahwa calon jemaah haji wajib divaksin Covid-19, kata Ohan, pihaknya masih menunggu keputusan dari pusat.

“Nah itu menunggu keputusan pusat karena pasti ada perubahan biaya,” tandas Ohan.

Sebelumnya, Kasi Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kanwil Jabar, Anwar Sanusi membenarkan kewajiban vaksin tersebut. Menurut Anwar, vaksinasi baru akan dilakukan terhadap jemaah haji khusus.

“Saya konfirmasi dari Seksi Dokumen dan Pendaftaran Haji itu baru untuk jemaah haji khusus, jadi kalau untuk reguler belum,” katanya beberapa waktu lalu.

Anwar menyampaikan, Kemenag Kanwil Jabar telah disurati Kemenag pusat untuk mempersiapkan data jemaah haji khusus. Setelah terhimpun data akan diinput ke dalam sistem aplikasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 nasional.

Baca Juga :  Jampidum Kembalikan Berkas Kasus Tersangka IK ke Bareskrim Polri

Sementara terkait waktu pelaksanaan vaksinasi dan jumlah jemaah sendiri Anwar masih belum menginformasikan. Sejauh ini, Kemenag Jabar masih pada tahap persiapan pendataan.

“Ini baru ada surat dari pusat untuk minta konfirmasi kontak dan nomor KTP, jadi itu untuk yang divaksin dalam rangka persiapan pemberangkatan jemaah haji,” pungkasnya. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Gara-gara Kalah Futsal, Seorang Remaja Tega Bunuh Teman

Jum Apr 23 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Seorang remaja berinsial IS tega menusuk hingga tewas temannya hanya gara-gara kalah bermain futsal di Kalideres Jakarta Barat, Kamis dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. “Peristiwa penusukan terjadi setelah salah satu kelompok futsal kalah dalam pertandingan,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Polisi Ady Wibowo, di Jakarta, Kamis (22/4/2021), […]