Jika Gagal Nyapres, Reynaldi : Kang Dedi Mulyadi Jadi Pesaing Ketat Kang Emil

Editor Anggota DPR, Dedi Mulyadi saat menjadi saksi dalam akad nikah Anggota DPRD Jabar, Reynaldi, Minggu (20/2/22) lalu. /visi.news/eko aripyanto/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Jelang Pemilu serentak 2024, konstalasi politik nasional hingga daerah terus dinamis, perpolitikan di Jawa Barat (Jabar) misalnya, menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub), berbagai lembaga survei gencar melakukan riset guna membaca peluang para tokoh di Jabar.

Diketahui, peluang Gubernur Jabar, Ridwan Kamil atau Kang Emil, hingga saat ini masih menempati peringkat pertama untuk kembali menjabat sebagai orang nomor satu di tanah Pasundan, namun peluang besar juga dimiliki Anggota DPR asal dapil Purwakarta, Dedi Mulyadi.

“Diakui memang, jika Kang Emil kembali maju sebagai Calon Gubernur (Cagub), maka yang harus diwaspadai adalah Eks Bupati Purwakarta, Kang Dedi Mulyadi,” kata Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Jabar, Reynaldi, Selasa (1/3/2022).

Menurutnya, tingkat elektoral eks Ketua DPD Golkar Jabar ini semakin meroket seiring dengan memuncaknya tingkat kepercayaan masyarakat Jabar terhadap Partai Golkar, oleh karena itu dalam agenda politik dua tahun ke depan, diyakini Golkar akan kembali berjaya di Jabar.

“Jika sebelumnya Golkar dan Kang Dedi kalah dalam Pilgub 2018 lalu, namun Pilgub 2024 nanti, peluang besar untuk Kang Dedi menjadi Gubernur Jabar,” ujar Reynaldi.

Meski saat ini belum ditetapkan sebagai Cagub Jabar dari partai berlambang pohon beringin, namun potensi untuk kemudian dicalonkan kembali sebagai Cagub Jabar berpelung besar bagi Dedi Mulyadi.

“Ditubuh Golkar Jabar, sangat banyak kader terbaik partai yang berpotensi untuk dicalonkan menjadi Cagub Jabar, ya termasuk Kang Dedi Mulyadi,” ungkapnya.

Sekedar informasi, baru-baru ini Citra Komunikasi Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis sejumlah nama yang berpotensi untuk memimpin Jabar periode 2024-2029, diantaranya incumben Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi, Dese Yusuf, UU Ruzhanul Ulum, Cellica, Desy Ratnasari, Ahmad Syaikhu, Bima Arya, Nurul Arifin, Rieke Dyah Pitaloka, Ace Hasan Syadzily dan lain-lain.

Baca Juga :  Misi Khusus Mahasiswa KKN UNS Selesaikan Masalah Masyarakat di 17 Provinsi

“Dari sekian nama tadi, Kang Emil menempati posisi teratas, disusul Kang Dedi Mulyadi, dan Dede Yusuf hingga UU Ruzhanul Ulum dan lainnya,” pungkasnya.@eko

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Paguyuban Asep Dunia Gelar Rapat Pembentukan Panitia Halal Bihalal 2022

Sel Mar 1 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | CIPARAY – Paguyuban Asep Dunia (PAD) lahir 1 Agustus 2010 adalah gerakan sosial yang bertujuan mempertemukan para pemilik nama Asep di seluruh Dunia untuk bersilaturahmi dan mengaktualisasikan diri secara kongkret agar berdaya dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara. Indonesia tidak mungkin berdiri kokoh sebagai bangsa, jika […]