Jokowi Minta Ma’ruf Amin Bantu Menag Yaqut agar Perayaan Iduladha Sesuai Prokes

Editor Presiden Joko Widodo atau Jokowi./foto: biro pers sekretariat presiden/via liputan6.com/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk membantu mengomunikasikan ke masyarakat tentang perayaan Hari RayaIdul Adha 1442 Hijriah. Dia meminta keduanya dapat memastikan perayaan hari raya itu tetap menjaga protokol kesehatan.

Hal ini mengingat kasus Covid-19 di Indonesia sedang melonjak.

“Mungkin Bapak Wapres bisa bantu dalam hal ini Pak Menag bisa komunikasikan ke bawah sehingga perayaan Hari Raya Iduladha betul-betul bisa lebih khidmat tapi semua bisa jaga prokes,” jelas Jokowi saat memimpin rapat terbatas seperti yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (17/7/2021), dilansir Liputan6.com.

Jokowi meminta agar Hari Raya Iduladha dengan tetap menjaga protokol kesehatan disampaikan dengan baik kepada masyarakat.

“Yang berkaitan dengan Iduladha saya betul-betul minta agar dikomunikasikan dengan baik,” ucap Jokowi.

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengumumkan 1 Zulhijah jatuh pada Minggu, 11 Juli 2021. Keputusan ini ditetapkan usai menggelar sidang isbat awal Zulhijah 1442 H yang digelar secara daring pada Sabtu sore, 10 Juli 2021.

Menekankan bahwa salat Iduladha di masjid dan lapangan saat ini tidak diperbolehkan. Hal ini mengingat pemerintah tengah menerapkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di sejumlah wilayah.

“Bahwa salat Iduladha hanya bisa dilakukan di rumah. Tidak ada salat Iduladha di masjid atau di lapangan dalam masa PPKM Darurat ini,” jelas Yaqut dalam konferensi pers usai rapat bersama Presiden Jokowi, Jumat, 16 Juli 2021. 

Kemudian, pemerintah juga melarang masyarakat untuk melakukan takbiran keliling di malam sebelum Hari Raya Iduladha. Baik takbiran yang berupa arak-arakan atau takbiran yang berupa berkerumun di dalam masjid.

Larangan ini juga berlaku untuk arak-arakan baik di kendaraan atau jalan kaki. Pemerintah meminta masyarakat untuk melakukan takbiran di dalam rumah saja.

Baca Juga :  Bau Pesing dan Pernah Digunakan Bunuh Diri, JPO Depan Kantor Pos Dibongkar

“Kemenag juga mengatur dan mempersilakan seluruh masyarakat muslim untuk tetap laksanakan takbiran tapi di rumah saja. Karena itu tidak mengurangi sama sekali dari makna takbiran,” ujarnya.

Sementara itu, penyembelihan hewan kurban dilakukan di rumah pemotongan hewan atau tempat terbuka yang luas. Proses penyembelihan hewan kurban hanya boleh disaksikan oleh panitia dan mereka yang berkurban. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Satgas Perketat Pembatasan Aktivitas Masyarakat Saat Libur Iduladha

Ming Jul 18 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengeluarkan edaran untuk membatasi aktivitas masyarakat selama libur Iduladha yang akan berlaku selama 18-25 Juli 2021 termasuk peniadaan kegiatan peribadatan di wilayah yang menjalankan PPKM Darurat. Satgas Penanganan Covid-19 telah mengeluarkan Surat Edaran Satgas No.15 Tahun 2021 tentang Pembatasan Aktivitas Masyarakat Selama Libur […]