JPU Banding atas Putusan Hakim yang Loloskan Hukuman Mati Kurir Sabu Seberat 22 Kg

Editor JPU banding atas putusan hakim yang meloloskan hukuman mati kurir sabu seberat 22 kg./via kejaksaan.go.id/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | JAKARTA – Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan Ramboo Loly Sinurat melakukan upaya hukum banding atas putusan hakim yang meloloskan tuntutan hukuman mati terhadap dua orang terdakwa pemuda warga Kota Medan yang menjadi kurir 22 kilogram sabu divonis hukuman seumur hidup.

Melansir rilis berita dari laman kejaksaan.go.id, hal itu disampaikan JPU Ramboo Loly Sinurat yang dihubungi awak media melalui WhatsApp handphone seluler Kamis (12/5/2022) sekira pukul 17: 13 WIB.

“Aku banding,” katanya.

Sebelumnya JPU Ramboo Loly Sinurat menghukum kedua terdakwa masing-masing dituntut hukuman mati.

Dakwaan JPU

Dalam dakwaan JPU sebelumya, perkara bermula pada 10 Oktober 2021, Jefri alias Uwak alias Kolok (DPO) menghubungi terdakwa Vernando Simanjuntak memberikan pekerjaan untuk menjemput sabu.

Menanggapi itu, terdakwa Vernando bersedia dan mengajak terdakwa Eric Ambalagen untuk menjemput sabu tersebut ke Tanjungbalai. Malam harinya kedua terdakwa berangkat ke Tanjungbalai dan sesampainya di Jalan Lintas Kota Kisaran, Jefri (DPO) menghubungi terdakwa Vernando dan mengarahkan kedua terdakwa berhenti di Jalan Protokol tepatnya di Masjid Menara.

Di tempat tersebut, kedua terdakwa dihampiri oleh seorang pria yang tidak dikenal dengan menggunakan sepeda motor dan menggiring kedua terdakwa ke suatu tempat.

Setelah sampai, tiba-tiba datang lagi seorang laki-laki menemui kedua terdakwa untuk memastikan bahwa kedua terdakwa adalah orang yang diutus oleh Jefri, sedangkan seorang laki-laki yang menggunakan sepeda motor meninggalkan kedua terdakwa.

Lalu, tiba-tiba datang kembali seseorang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor Supra sambil membawa 1 buah goni yang berisikan narkotika jenis sabu-sabu dan orang tersebut memasukkan 1 buah goni yang berisikan sabu ke dalam 1 unit mobil Avanza yang dibawa kedua terdakwa.

Baca Juga :  Peserta, Pemilih, dan Kegiatan Pemilihan, 3 Hal Penting Terkait Pemilu

Setelah goni tersebut berada di mobil, kedua terdakwa pergi melanjutkan perjalanan ke Medan. Selanjutnya, pada 11 Oktober 2021 dini hari, pada saat kedua terdakwa melintas jalan Perkebunan Sei Balai Kelurahan Sei Balai, Kabupaten Batubara ban mobil yang dikendari kedua terdakwa mengalami bocor.

Saat itu empat orang anggota polisi yang tengah berpatroli melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Hasil penggeledahan di dalam mobil, petugas menemukan 1 goni yang berisikan 22 bungkus teh cina yang berisikan 22 kg sabu.

Ketika kedua terdakwa diinterogasi mengatakan bahwa mereka diperintahkan oleh Jefri untuk menjemput sabu dan diiming-imingi upah Rp110 juta. Selanjutnya, kedua terdakwa dan barang barang bukti 22 kg sabu dibawa ke Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Vonis Seumur Hidup

Putusan terhadap kedua terdakwa Vernando Simanjuntak (40) dan Eric Ambalagen (38) yang dibacakan oleh hakim diketuai Zupida Hanum didampingi Hakim anggota Imanuel Tarigan dan Eliwati divonis seumur hidup pada persidangan yang digelar di Ruang Cakra VIII, Pengadilan Negeri Medan, Kamis (12/5).

Kedua terdakwa yakni Vernando Simanjuntak (40) warga Jalan Flamboyan Raya, Medan Tuntungan dan Eric Ambalagen (38) warga Jalan Asoka Pasar VI Gang Perintis, Medan Selayang diputus hakim seumur hidup

Majelis hakim menyatakan, perbuatan kedua terdakwa terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Penjual Bakso di Karawang Pakai Daging Tikus? Yuk, Cek Faktanya!

Sab Mei 14 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | KARAWANG – Baru-baru ini viral di media sosial TikTok seolah kuah bakso ada ekor tikusnya. Atas kejadian tersebut jajaran Polres Karawang, Jawa Barat, segera mengambil tindakan. Hasilnya cukup melegakan karena Polres Karawang berhasil mengecek fakta sebenarnya yang dirilis kepada media, Jumat (13/5/2022) di halaman Mako Polres Karawang. […]