Jual Obat Covid-19 di Atas HET, Tiga Pemilik Apotek Jadi Tersangka

Editor :
Polresta Bogor Kota, Jawa Barat, menemukan tiga apotek yang menjual obat Covid-19 dengan harga sangat tinggi, di atas harga eceran tertinggi (HET) dan menetapkan pemiliknya sebagai tersangka./antara/ist.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Polresta Bogor Kota, Jawa Barat, menemukan tiga apotek yang menjual obat Covid-19 dengan harga sangat tinggi, di atas harga eceran tertinggi (HET) dan menetapkan pemiliknya sebagai tersangka.

“Kami menemukan ketiga apotek tersebut menjual obat antivirus dengan harga sangat tinggi, setelah sebelumnya melakukan penyelidikan selama dua hari, berdasarkan laporan dari masyarakat,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di Kota Bogor, Jumat (16/7/2021), dilansir Antara.

Ketiga apotek tersebut, adalah Apotek Medika Pahlawan dan Apotek Sentral Pangestu di Kota Bogor, serta Apotek Tanjakan Puspa di Kabupaten Bogor.

Susatyo menjelaskan ketiga apotek tersebut menjual obat antivirus untuk Covid-19, yakni Ivermectin dan Favipirafir dengan harga dua kali lipat lebih dari HET.

Dari penyelidikan polisi, katanya, ketiga apotek tersebut menjual obat antivirus Covid-19 dengan harga dua kali lipat dari HET, menjualnya secara daring, serta dijual di luar wilayah Bogor.

Menurut Susatyo, pemilik dari ketiga apotek tersebut dijerat dengan pasal 14 UU No 4 tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.

Pasal 14 tersebut, menyebutkan, “Barangsiapa dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah, baik penyelidikan epidemiologis, pemeriksaan, pengobatan, perawatan dan isolasi, pencegahan dan pengebalan, pemusnahan penyebab penyakit, dan penanganan jenazah, diancam hukuman penjara paling lama satu tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp1 juta.

“Ketiga apotek tersebut telah melanggar pasal 14 dalam pengobatan,” katanya.

Menurut Susatyo, melalui temuan tersebut, dia mengingatkan masyarakat yang mengetahui adanya penjualan obat di atas HET, apalagi melalui online, termasuk apotek menjual obat tanpa resep dokter, agar dilaporkan ke polisi.

“Ini menjadi pantauan dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor,” katanya. @fen

Baca Juga :  Rel dan Stasiun KA di Jalur Pantura Terendam Banjir Perjalanan Sejumlah KA Dialihkan

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kasatgas Covid-19 Pastikan Kesiapan Isoman Warga Kota Bandung

Sab Jul 17 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito memastikan kesiapan warga Bandung melakukan isolasi mandiri (isoman) sebagai langkah preventif mengurangi risiko. Ganip meninjau gudang obat di Komando Distrik Militer (Kodim) 0618, Kota Bandung, pada Jumat (16/7/2021) siang, memastikan obat-obat tersebut tersimpan secara aman dan tepat. […]