VISI.NEWS | BANDUNG – Dua truk kontainer berukuran 40 feet tersangkut kabel listrik di Jalan Bojongsoang, tepat di depan SPBU 34.403.13 Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Kamis (5/2/2026). Insiden ini menyebabkan jaringan listrik konsumen di kawasan tersebut putus dan arus lalu lintas macet.
Peristiwa bermula ketika sebuah truk kontainer bernomor polisi B 9621 PEH datang dari arah Buahbatu dan hendak masuk ke SPBU di seberang jalan. Saat bermanuver, bagian atas kontainer tersangkut kabel listrik yang melintang rendah di atas jalan.
Akibatnya, truk tersebut melintang dan menghalangi badan jalan. Kondisi ini langsung memicu kemacetan panjang dari kedua arah, terutama pada jam sibuk pagi hari.
Nandang Suherman (39), salah seorang pengguna jalan yang berada di lokasi kejadian, mengatakan situasi sempat menimbulkan kepanikan. “Soalnya saat kejadian, kabel listrik itu sempat memercikkan api. Orang-orang langsung panik,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Sepudin (73), seorang pesepeda asal Patrol, Baleendah, yang kebetulan melintas dan menyaksikan langsung kejadian tersebut. Menurutnya, percikan api dari kabel listrik cukup membahayakan pengguna jalan.
Usai kejadian pertama, Sepudin yang merupakan mantan karyawan PT Kurnia Jaya Alam berinisiatif membantu mengurai kemacetan dengan mengatur arus lalu lintas secara manual. “Kalau tidak diatur, macetnya bisa panjang sekali,” ungkapnya.
Namun, di tengah upaya penguraian kemacetan tersebut, insiden kembali terjadi. Sebuah truk kontainer 40 feet lainnya bernomor polisi L 8153 UE berwarna hijau kembali tersangkut kabel listrik yang sama di lokasi tersebut.
Beruntung, dalam dua kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Meski demikian, jaringan listrik di sekitar lokasi terpaksa dipadamkan demi keselamatan warga dan pengguna jalan.
Sejumlah petugas PLN APJ Majalaya langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan perbaikan jaringan. Para saksi berharap PLN dapat rutin melakukan pemeliharaan, terutama memastikan ketinggian kabel listrik aman, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan tidak membahayakan kendaraan besar maupun warga sekitar.
@uli












