KAMI Jabar Deklarasi Pekan Depan di Bandung, Undang Gubernur

Editor :
KAMI Jawa Barat akan mendeklarasikan diri di Bandung, Senin (7/9). Ilustrasi./cnn indonesia/safir makki.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) memastikan akan menyelenggarakan Gebyar Deklarasi KAMI Jawa Barat (Jabar) pada Senin (7/9). Deklarasi serupa sebelumnya digelar di Jakarta pada 18 Agustus 2020 lalu.

Ketua Panitia Deklarasi KAMI Jabar Harry Mulyana membenarkan kegiatan deklarasi tersebut. Acara akan dipusatkan di sekitaran Kota Bandung.

“Ya, betul tanggal 7 September. Untuk tempat nanti dua hari sebelumnya akan kami beri tahu lagi,” kata Harry, Kamis (3/9), seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan deklarasi nanti akan dihadiri oleh 70 organisasi kemasyarakatan dan komunitas serta perwakilan KAMI kota/kabupaten di Jabar.

Acara akan berlangsung di Balai Sartika Bandung. Panitia menerapkan protokol kesehatan Covid-19, seperti menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan dengan sabun.

Peserta yang hadir juga 50 persen dari kapasitas gedung.

Harry membenarkan pihaknya juga mengundang kehadiran sejumlah tokoh di Jabar. Di antaranya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Kapolda Jabar, Pangdam III/Siliwangi, Kepala Kajati, serta pimpinan/rektor perguruan tinggi.

Kemudian, pimpinan organisasi masyarakat (ormas) seperti MUI Jabar, NU, Muhamadiyah, Persis, Syarikat Islam, pimpinan PGI, Mawi, ormas pemuda, dan mahasiswa lintas generasi.

“Kita mengundang semua tokoh di Jabar, mulai gubernur, kapolda, dan yang lainnya. Undangannya pihak humas yang kirimkan,” ujarnya.

Selain itu, Harry menyebutkan pihaknya juga menyelenggarakan live streaming sehingga bisa diikuti oleh masyarakat umum melalui internet. Beberapa Diaspora asal Jabar di luar negeri juga berkeinginan untuk mengikuti acara tersebut.

“Mudah-mudahan diikuti berbagai komunitas nelayan, buruh, kelompok pemulung, di tempat mereka masing-masing,” katanya.

Harry sedikit membocorkan struktur kepengurusan KAMI Jabar. Terdapat lima orang presidium dan perangkat lain seperti dewan ‘pangaping’ (penasihat). Posisi tersebut bisa diisi tokoh Jabar, ulama, purnawirawan serta akademisi.

“Di samping lima orang presidium yakni Radhar Tribaskoro, M. Rizal Fadillah, Syafril Sjofyan, Erry Nirbaya, dan Robi Win Kadir,” ujarnya.

Selain pembacaan artikel jati diri dan maklumat KAMI, Harry menuturkan panitia juga akan menyiapkan pembacaan maklumat Jabar. Salah satu poinnya adalah, menolak keras pemanfaatan kekayaan sumber daya alam (SDA) Jabar kepada asing.

Selain itu, mendorong pemerintah mengembalikan pengolahan SDA kepada potensi Jabar sendiri untuk sepenuhnya bagi kesejahteraan rakyat Jabar.

“Intinya acara nanti bicara kebangsaan. Sebuah kegiatan moral, menyampaikan buah pikiran kita menyampaikan ke pemerintah. Pesannya berbagai bidang, seperti ekonomi dan ketahanan pangan,” tuturnya. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kementerian Agama Segera Gulirkan Program Penceramah Bersertifikat

Jum Sep 4 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Kementerian Agama segera menggulirkan program penceramah bersertifikat. Target awal, program ini bisa diikuti 8.200 penceramah. Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin mengatakan bahwa pelaksanaan program ini akan dilakukan secara kolaboratif. Kementerian Agama berperan sebagai koordinator dan fasilitator. “Program penceramah bersertifikat akan melibatkan banyak pihak, termasuk Lemhanas, BPIP, dan BNPT,” ujar […]