Kang Cucun Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Depan Warga Pacet

H. Cucun Ahmad Syamsurijal M.Ap anggota MPR RI dari Fraksi PKB (bediri) tengah menyosialisasikan empat pilar kebangsaan di Gor Desa Nagrak, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Sabtu (27/6)./visi.news/budimantara.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Anggota MPR RI dari Fraksi PKB H. Cucun Ahmad Syamsurijal M.Ap., menyosialisasikan empat pilar kebangsaan kepada masyarakat luas. Empat pilar kebangsaan itu, yakni Pancasila, NKRI, UUD NRI tahun 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika yang harus dipahami oleh bangsa Indonesia.
“Inilah pentingnya sosialisasi empat pilar yang harus disampaikan kepada masyarakat. Apalagi, Pancasila dan NKRI menjadi modal dasar untuk menjadikan Indonesia kuat. Apalagi Indonesia memiliki berbagai keragaman suku dan bahasa (Bhinneka Tunggal Ika) yang menjadi modal dasar Indonesia kuat dan besar,” kata Kang Cucun dalam sosialisasi 4 pilar kebangsaan kepada masyarakat, para pengurus RW, kepala desa, dan jajaran Muspika Pacet, bertempat di GOR Desa Nagrak, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Sabtu (27/6) sore.

Kang Cucun menuturkan, Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia penting kita memperkuat pengamalannya.

Menyinggung pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang saat ini menjadi perhatian banyak pihak, Kang Cucun yang membidangi Komisi III di DPR RI ini
mengatakan, hal pro dan kontra di kalangan masyarakat harus sama-sama disikapi dengan tenang dan bijaksana.

Meski demikian, Kang Cucun tetap fokus pada kewajibannya sebagai anggota MPR RI untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang empat pilar kebangsaan. Menyampaikan sosialisasi itu sebagai bentuk kecintaan kepada masyarakat.

“Saya memilih sosialisasi empat pilar di sini (Desa Nagrak) karena cintanya kepada masyarakat Desa Nagrak. Namun yang terpenting adalah harus ada peningkatan penghayatan dan pengamalan Pancasila,” katanya.

Ia menyebutkan, Pancasila sudah jelas sebagai pandangan hidup dan pemersatu bangsa sehingga perlu pemahaman dari masyarakat tentang ideologi tersebut.

“Saya pun terus terang merasa prihatin karena saat ini sekitar 60 persen sekolah-sekolah sudah tidak melaksanakan upacara bendera,” ucapnya.

Ia berharap NKRI harus tumbuh kembang dalam jiwa raga bangsa Indonesia.

“Kita bersama TNI menjaga NKRI,” katanya.

Kang Cucun menilai, ada pihak di luar bangsa Indonesia yang merasa cemburu melihat kondisi bangsa Indonesia yang berasal dari berbagai bahasa dan suku dengan 17.000 ribu lebih kepulauan terlihat kondusif dan aman.

“Dengan berbagai bahasa dan suku, bangsa Indonesia bisa menyatu,” ujarnya.

Kang Cucun mengatakan ada pihak yang berusaha merongrong keutuhan NKRI dari luar negara karena merasa cemburu melihat kondisi bangsa Indonesia yang tetap utuh dan bersatu dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Bhinneka Tunggal Ika merupakan fitrah serta anugerah dari Allah SWT untuk bangsa Indonesia. Saya berharap kepada masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan,” sebutnya

Ia pun mengatakan tentang penegakan hukum di Indonesia. Hukum tidak tebang pilih, semua masyarakat Indonesia baik yang kaya maupun yang miskin sama di hadapan hukum.

“Tugas saya di Komisi III DPR RI ini untuk memperjuangkan hal itu,” katanya.

Di hadapan ratusan warga, Kang Cucun juga turut mengingatkan kepala desa untuk tidak terlalu emosional ingin membangun infrastruktur di tengah pandemi Covid-19. Para kepala desa harus lebih memperhatikan kesehatan masyarakat di tengah wabah virus corona yang belum berakhir.

“Di tengah pandemi Covid-19 ini, saya berharap perekonomian di Indonesia kembali bergerak. Saya juga turut mengapresiasi presiden dalam memerhatikan masyarakatnya untuk menjaga ketahanan tubuh,” katanya.

Untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, ia juga berharap kepada TNI dan Polri untuk tetap membantu mengawasi pusat-pusat perekonomian seperti mal, pasar, dan lain-lain. @bud

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Update Corona 28 Juni: 54.010 Positif, 22.936 Sembuh, 2.754 Meninggal

Ming Jun 28 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Kasus virus corona(Covid-19) di Indonesia bertambah 1.198 pada Minggu (28/6) sehingga total sebanyak 54.010. Dari jumlah tersebut, 22.936 di antaranya telah dinyatakan sembuh dan 2.754 meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona. Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan angka tersebut berasal dari pemeriksaan 17.230 spesimen hingga pukul 12.00 WIB, […]