VISI.NEWS – Pasangan Calon (Paslon) Bupati Nomor Urut 3, H. Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan menegaskan akan melakukan perubahan Kabupaten Bandung ke arah yang lebih baik. Hal tersebut, tentunya mempunyai konsep konsep yang jelas yang bisa dipertanggung jawabkan.
Kang DS sapaan akrabnya, dengan tagline Bedas yakni Bangkit, edukatif, dinamis, agamis, dan sejahtera, itu merupakan harapannya menjadikan masyarakat kabupaten Bandung yang sejahtera.
“Masyarakat Kabupaten Bandung, semua harus sejahtera dan pada akhirnya kesejahteraan ini bisa dinikmati semua masyarakat Kabupaten Bandung,” jelas Cabup Bandung, Kang DS, saat menyampaikan paparannya pada acara debat pilkada yang digelar di Kopo Square Margahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (31/10/2020) Sore.
Menurutnya, ada beberapa langkah yang harus dilakukan, tentunya bagaimana memanage dan melakukan reformasi birokrasi serta melakukan perbaikan-perbaikan, baik didalam infrastruktur dan juga birokrasi yang tentunya bisa memperbaiki semua sistem termasuk sarana penunjang lainnnya.
Kata dia, dengan era digitalisasi saat ini, berbagai program tentunya sangatlah penting dan bisa dilakukan, dalam hal ini peningkatan intensif akan dilakukan terutama dan paling utama.
“Pada hakekatnya bupati bukan sebagai majikan rakyat, namun bupati sebagai pelayan masyarakat Kabupaten Bandung. Jika terpilih nanti, saya siap mengakomodir semua harapan dan keinginan masyarakat kabupaten Bandung,” tegasnya.
Pihaknya bersama Syahrul Gunawan, siap melakukan perubahan untuk Kabupaten Bandung yang lebih baik lagi. Selain itu, lanjut Kang DS, pihaknya juga siap melakukan langkah terobosan-terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat Kab. Bandung.
Selain itu juga Kang DS menambahkan, apabila ada kekhawatiran dari masyarakat, maka pihaknya bertekad selama menjabat bupati dan wakil bupati, akan menutupi kekurangan yang dikhawatirkan tersebut.
Kang DS juga menyinggung, tidak akan mengganti mobil dinas untuk kebutuhan para ustad dan ustadah di Kabupaten Bandung. Kata dia, harapan ini tentunya akan tetap dilakukan bagaimana meningkat kan pendapat asli daerah .
Dikarenakan kata kang DS, Karena banyak Dana Bagi Hasil (DBH) dan lainnya yang belum digali. Tentunya dengan digitaliasi akan terlihat jelas, berapa sebenarnya pendapatan daerah berapa pembagian dan sebagainya salah satu adalah CSR.
“Dimana masyarakat kangen dengan keterbukaan, transparan bukannya hanya sekadar corat coret semata. CSR merupakan hak masyarakat Kab. Bandung,” tuturnya.
Sementara itu, Cawabup Bandung Sahrul Gunawan mengatakan, bukan hal yang mudah untuk dirinya dan pada akhirnya ingin mengabdi kepada warga Kabupaten Bandung, denga mengorbankan banyak hal di Jakarta.
“Tetapi ini panggilan, supaya saya bisa melakukan kegiatan sosial kepada masyarakat yang lebih besar dan bisa mendapatkan maslahat dan Insya Allah jadi amal soleh buat saya,” ucapnya.
Maka dari itu, pihaknya menjatuhkan pilihan untuk mendampingi Kang DS untuk menjadi wakilnya. Dikarenakan, lanjut Sahrul, Kang DS berawal dari tukang batu, kemudian jadi kepala desa dan selanjutnya terpilih menjadi dewan kabupaten lanjut provinsi.
“Inilah saatnya Kang DS membuktikan sebagai putra daerah kepada masyarakat Kab Bandung. Jangan lupa coblos Bedas nomor 3,” pungkasnya.@yus