Kang DS Siap Bangun Rumah Sakit di Cimaung

Editor :
Bupati Bandung terpilih HM Dadang Supriatna saat giat Jumat Keliling bersama Majelis Taklim Addiba Wal Burdah di Kecamatan Cimaung.Jumat (15/1/2021)./visi.news/istimewa.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Bupati Bandung terpilih HM Dadang Supriatna berencana membangun rumah sakit tipe C di Kecamatan Cimaung. Menurutnya, lahan untuk pembangunan rumah sakit tersebut sudah tersedia di Desa Cikalong, Kecamatan Cimenyan, dan memadai untuk dimanfaatkan.

Hal itu diungkapkannya saat giat Jumat Keliling (Jumling) di Kecamatan Cimaung yang merupakan titik kelima giat Jumling karena Cimaung merupakan salah satu pemenang terbesar dengan persentase suara Paslon Bedas mencapai 59 persen.

“Karena Cimaung jadi pemenang Bedas, maka tahun depan kita rencanakan pembangunan rumah sakit di Cimaung. Lokasi lahannya sudah ada milik Pemkab Bandung, saya sudah meninjau lahannya,” ungkap Dadang Supriatna dalam keterangan tertulis yang diterima VISI.NEWS, Sabtu (16/1/2021).

Dadang menguungkapkan hal itu saat silaturahmi dengan Majelis Taklim Addiba Wal Burdah, di RM Tangek Cimaung, Jumat (15/1/21).

Pertimbangan lainnya karena di wilayah selatan Kabupaten Bandung masih membutuhkan rumah sakit bagi warga di pelosok. Bahkan secara umum Kabupaten Bandung sendiri masih kekurangan 2.000 tempat tidur untuk rawat inap.

“Untuk tahun ini kita buat dulu detail engineering detail (DED)-nya sehingga tahun 2022 sudah bisa mulai dibangun fisiknya. Tahap awal mampu menampung dulu 100 ruang rawat inap untuk melayani pasien CImaung, Pangalengan, dan Banjaran,” ujar Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.

Menurutnya hal dalam pembangunan sarana dan prasarana kesehatan, salah satunya rumah sakit, merupakan kewajiban pemerintah daerah untuk memenuhi hak pelayanan dasar bagi masyarakat.

“Warga Kabupaten Bandung ada sekitar 3,3 juta jiwa sementara ruang rawat inap baru tersedia 1.500-an, masih diperlukan sekitar 2.000 ruang rawat inap,” sebutnya.

Selain di Cimaung, untuk tahun 2022 Bupati Bandung terpilih juga merencanakan juga pembangunan rumah sakit di Kertasari yang juga lahannya sudah tersedia. @bud

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

121 Warga Pakenjeng Garut Terancam Pergerakan Tanah

Sab Jan 16 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Sedikitnya 39 KK atau 121 orang warga Kampung Kombongan, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terancam bencana pergerakan tanah. Bahkan warga sudah mulai mengevakuasi barang-barang berharga miliknya. Demikian diungkapkan Kepala Desa Pakenjeng, Rina Achlan, di kantornya kepada VISI.NEWS, Jumat (16/1/21) kemarin. Rin menyebutkan, akibat ancaman […]