VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menghadiri pelantikan para Ketua RT dan Ketua RW hasil pemilihan RT/RW serentak se-Desa Cileunyi Wetan Tahun 2025 di GOR Desa Cileunyi Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung, Selasa (16/12/2025).
Bupati Bandung mengucapkan selamat dan sukses kepada para Ketua RT dan Ketua RW hasil pemilihan serentak se-Desa Cileunyi Wetan tersebut. Semoga amanah dan niatkan lillahi taala.
“Semoga Pak RT dan Pak RW sesuai dengan niat, seuai dilantik oleh Pak Kades Cileunyi Wetan, niat mulia ini selalu konsisten. Rukun Tetangga, bisa merukunkan tetangga, dan Rukun Warga bisa merukunkan warga,” harap Dadang Supriatna dalam sambutannya.
Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna mengatakan, esensi jadi Ketua RT dan Ketua RW ini lebih pada mewakili rakyat masing-masing. Sebagai pengayom, pelayan, yang tentunya RT dan RW ini sebagai garda terdepan dalam mensukseskan pembangunan di tiap-tiap desa.
“Insentif RT dan RW langsung masuk ke rekening masing-masing mulai tanggal 1 Januari 2026,” ujarnya.
Kang DS mengajak kepada para Ketua RT dan RW ingin jadi pengurus harus diniatkan lillahi taala. Kebiasaan yang sudah dibangun di tingkat RT dan RW harus lebih ditingkatkan.
“Saya optimis, semua Ketua RT dan Ketua RW di Kecamatan Cileunyi kompak dan siap bekerja untuk kemajuan di wilayahnya,” harapnya.
Bupati Kang DS mengajak masyarakat Kabupaten Bandung untuk melaksanakan gerakan penanaman tanaman pangan di pekarangan rumah masing-masing yang akan dilaunching pada tanggal 23 Desember 2025 mendatang.
“Gerakan penanaman tanaman pangan di pekarangan rumah ini untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang kosong. Untuk ditanami tanaman pangan untuk kebutuhan sehari-hari. Mulai dari tanam wortel, jagung, cabe dan lain-lain,” ujarnya.
Ia berharap mulai Januari 2026 mendatang, di seluruh desa yang mencapai 270 desa dan 10 kelurahan di Kabupaten Bandung ada peternak ayam petelur. Sehingga kebutuhan MBG atau program Makan Bergizi Gratis pada setiap harinya terpenuhi dari hasil para peternak ayam petelur yang ada di Kabupaten Bandung.
“Jumlah pemanfaat program MBG se-Kabupaten Bandung sebanyak 1,253 juta. Satu minggu tiga kali makan telur di program MBG itu,” katanya.
Dalam upaya mendukung program strategis nasional Presiden Prabowo, kata dia, masing-masing RT dan RW memiliki lahan dan kandang untuk ternak ayam petelur. “Minimal bisa memelihara 1000 ekor,” harapnya.
Kang DS berharap kepada masyarakat Kabupaten Bandung bisa menangkap peluang usaha tersebut, dengan memproduksi telur ayam mencapai 1000 ton per hari.
“Pemerintah lebih memikirkan bagaimana untuk kesejahteraan masyarakat. Ekonomi kerakyatan ini harus kita tingkatkan,” katanya.
Bupati mendorong para Ketua RT dan RW untuk membantu masyarakat, di antaranya dalam pembuatan KTP, KK (Kartu Keluarga) secara gratis. Untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat, di masing-masing desa sudah ada ADM (Anjungan Dukcapil Mandiri).
“Pokoknya, pembuatan KTP dan KK gratis,” tandasnya.
Lebih lanjut Kang DS berharap kepada para RT dan RW untuk mendukung program magrib mengaji. “Magrib mengaji untuk diaktifkan kembali dan untuk terus dilakukan. Untuk pembentukan karakter anak-anak kita,” katanya.
Para Ketua RT dan RW pun, kata Kang DS, diminta untuk mensukseskan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan. Selain itu program KUR (Kredit Usaha Rakyat), program pemerintah sebagai solusi untuk membantu masyarakat dalam kegiatan usaha.
“Supaya masyarakat tidak pinjam ke bank emok yang sudah merajalela di daerah masing-masing di Kabupaten Bandung. Bank emok merusak karakter masyarakat,” ungkapnya. @kos