Kang Icak Apresiasi Ponpes Al-Fath Sukabumi yang Jadikan Silat Kurikulum Khusus

Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SUKABUMI – Pencak  silat atau dikenal dengan ‘silat’ adalah suatu seni bela diri tradisional Indonesia yang memperhatikan seni keindahan gerakan dalam setiap jurusnya, tiap-tiap daerah di Indonesia mempunyai aliran pencak silat yang khas.

Seni bela diri ini telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya Nusantara, meski demikian, pencak silat juga dapat dijumpai di berbagai negara Asia, seperti di Malaysia, Brunei, Filipina, Singapura, hingga Thailand bagian selatan.

“Masing-masing negara mempunyai sebutannya sendiri sesuai bahasa lokal mereka, seperti gayong dan cekak (Malaysia dan Singapura), bersilat (Thailand), dan pasilat (Filipina),” kata Ketua Umum (Ketum) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Barat (Jabar) H Phinera Wijaya.

Menurut Ketua Komisi III DPRD Jabar yang kerap disapa Kang Icak ini menjelaskan, pencak silat berasal dari dua kata, yakni ‘pencak’ dan ‘silat’, dimana pengertian pencak ialah gerak dasar bela diri dan terikat dengan peraturan, dan silat berarti gerak bela diri sempurna yang bersumber dari kerohanian.

“Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pencak silat yaitu permainan (Keahlian) dalam mempertahankan diri dengan keahlian menangkis, menyerang serta membela diri menggunakan atau tanpa senjata,” jelasnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kang Icak mengapresiasi Pondok Pesantren (Ponpes) atau Perguruan Al-Fath Kota Sukabumi yang menjadikan pencak silat ini kedalam kurikulum khusus di lingkungan mulai tingkat SD hingga perguruan tinggi.

“Alhamdulillah, saya kira ini sangat baik, di sini ada kekhasannya sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Pimpinan Al-Fath yakni KH. Fajar Laksana, selain jurus wajib dan jurus nasional IPSI, juga di kembangkan jurus-jurus dan seni yang ada di Perguruan Sang Maung Bodas,” ungkapnya.

Seperti diketahui, penerapan kurikulum khusus pencak silat di Kota Sukabumi, sudah mulai diberlakukan pada jenjang pendidikan SD dan SMP sejak beberapa tahun yang lalu, sesuai dengan kebijakan atau kewenangan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Pendidikan.

Baca Juga :  Polda Jatim Segera Ambil Alih Grha Wismilak

“Sesuai dengan kebijakan atau kewenangan Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, kurikulum khusus pencak silat ini sudah diberlakukan sejak lama, namun untuk tingkat SMA saya kira merupakan kebijakan atau kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar melalui Dinas Pendidikan,” ujar Kang Icak.

Dengan gebrakan Ponpos atau Perguruan Al-Fath Kota Sukabumi, diharapkan menjadi momen agar kemudian dapat mendorong Pemprov Jabar untuk memasukan pencak silat ini kedalam kurikulum khusus baik tingkat SMA/K hingga Pergutuan Tinggi.

“Ketika SMA/K di ambil alih ke provinsi, pencak silat ini agak stagnan, berbeda dengan di Al-Fath sudah mulai di kurikulumkan untuk pendidikan tingkat SMA/K bahkan sampai ke Perguruan tinggi, ini sangat baik untuk memotivasi yang lainnya,” sambungnya.

Oleh karena itu, IPSI Jabar berupaya akan menyampaikan dan membahas serta menyusun kurikulum pencak silat agar kemudian dapat diberlakukan di tingkat SMA/K hingga Perguruan Tinggi di Jabar.

“Kami akan menyampaikannnya nanti atau membahasnya serta menyusun dengan Pak Gubernur Ridwan Kamil agar pencak silat ini dapat masuk kedalam kurikulum khusus di tingkat SMA/K dan Perguruan Tinggi,” ucap Kang Icak.

Sekedar informasi, Jumat (4/11/22) Ketua dan seluruh jajaran pengurus IPSI Kota Sukabumi resmi dilantik untuk masa bakti 2021 – 2026, dengan kepengurusan yang baru ini diharapkan agar IPSI Kota Sukabumi bisa terus mencetak atlet pencak silat dan tidak hanya berprestasi di tingkat daerah atau nasional, namun hingga tingkat kejuaraan pencak silat dunia.

“Selamat atas dilantiknya Pak Mohammad Muraz sebagai Ketua IPSI Kota Sukabumi beserta jajaran pengurus, semoga IPSI Kota Sukabumi bisa lebih baik, lebih inovatif dan kreatif serta dapat melahirkan bibit-bibit atlet yang berprestasi baik tingkat daerah, nasional bahkan hingga di kejuaaraan dunia,” pungkasnya.@eko aripyanto 

Baca Juga :  Dukungan Penuh FIFA untuk PSSI

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sosialisasi Penyuluhan Hukum Pertanahan dan Pengamanan Aset Perlu Terus Dilakukan Pemkab Bandung

Sab Nov 5 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Sosialisasi Penyuluhan Hukum Pertanahan dan Pengamanan Aset pemda di Kabupaten Bandung, sangat penting dilakukan agar adanya Strategi Pengamanan Aset Negara Ditinjau dari Aspek Yuridis dan Administrasi Negara. Demikian dikatakan Anggota DPRD Jabar dapil Kabupaten Bandung Ahmad Hidayat, menurutnya sosialisasi ini agar adanya strategi Pengamanan Aset Negara […]