Search
Close this search box.

Kapal Penumpang Terbalik di Filipina Selatan, Investigasi Dimulai Saat 10 Orang Masih Hilang

Tim penyelamat melakukan operasi pencarian korban kapal MV Trisha Kerstin 3 yang terbalik di perairan dekat Zamboanga, Filipina selatan, pada dini hari Senin (27/1)./source:reuters.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG — Upaya pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan setelah kapal penumpang MV Trisha Kerstin 3 terbalik di perairan Filipina selatan. Hingga kini, 18 orang dilaporkan meninggal dunia dan 10 lainnya masih dinyatakan hilang, menurut Otoritas Penjaga Pantai Filipina (Philippine Coast Guard/PCG).

Perkembangan terbaru menunjukkan adanya revisi data jumlah penumpang. Setelah dilakukan verifikasi manifes, otoritas menyatakan bahwa jumlah orang di atas kapal sebenarnya 344 orang, lebih sedikit dari laporan awal yang menyebut 359 orang. Terdapat 15 nama dalam daftar penumpang yang dipastikan tidak ikut berlayar.

Dari total tersebut, 316 penumpang berhasil diselamatkan. Tim gabungan penjaga pantai dan unsur relawan masih melanjutkan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

Insiden terjadi pada pukul 01.50 dini hari, Senin, saat kapal sedang berlayar menuju Jolo, Provinsi Sulu, setelah bertolak dari Zamboanga. Kapal itu memiliki kapasitas resmi 352 penumpang, sehingga secara administratif tidak melebihi batas muatan.

Penyebab pasti kapal terbalik masih dalam penyelidikan. Otoritas belum dapat memastikan apakah insiden dipicu oleh faktor cuaca, kondisi teknis kapal, atau unsur lainnya.

Kecelakaan laut seperti ini kerap terjadi di Filipina, negara kepulauan dengan lebih dari 7.000 pulau yang sangat bergantung pada transportasi laut. Catatan keselamatan pelayaran yang belum merata kembali menjadi perhatian setelah tragedi ini.

Sementara proses investigasi berjalan, keluarga korban menanti kepastian nasib orang-orang tercinta mereka, sementara tim penyelamat terus berpacu dengan waktu di tengah kondisi laut yang menantang. @kanaya

Baca Berita Menarik Lainnya :