Search
Close this search box.

Kapolda Jabar Pantau Wisata Pantai Sukabumi

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan di Sukabumi./visi.news/Andri.

Bagikan :

VISI.NEWS | SUKABUMI – Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, melakukan peninjauan langsung terhadap pengamanan objek wisata di kawasan pesisir Pantai Selatan Sukabumi, Senin (23/3/2026). Setibanya di Lapangan Bola Cisolok menggunakan helikopter, jenderal bintang dua ini memilih berjalan kaki menuju Pos Pengamanan (PAM) guna memantau langsung situasi di bibir pantai.

Langkah ini diambil untuk memastikan skema pengamanan di titik keramaian, seperti Pantai Karang Hawu Pelabuhan Ratu, berjalan dengan presisi di tengah membludaknya jumlah wisatawan.

“Saya dari atas (helikopter) sudah melihat ini ada keramaian ya. Ini cukup menantang saya untuk mengamankan. Makanya saya ingin melihat langsung, saya ingin mengetahui bagaimana kondisinya,” kata Rudi di Cisolok.

Menanggapi tingginya antusiasme warga, Rudi memberikan instruksi tegas kepada jajaran Polres Sukabumi dan Polairud untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut (laka laut). Ia menekankan pentingnya asesmen cuaca yang rutin serta kesiapan alat keselamatan di setiap posko.

“Saya sudah arahkan Kapolres untuk melayani. Tidak ada lagi korban laka laut ya. Bagaimana situasinya, kondisi alamnya, peralatannya, kita harus carikan solusinya,” tegas Rudi.

Selain menyiagakan perlengkapan pelampung, Kapolda juga memerintahkan penambahan papan peringatan di titik-titik rawan. Menurutnya, aspek kemanusiaan harus menjadi landasan utama dalam pengamanan libur Lebaran tahun ini.

“Ini operasi kemanusiaan. Saya berharap kita menyayangi warga supaya tidak menjadi korban laka laut,” imbuhnya.

Selain sektor wisata, Rudi menyoroti keberhasilan penguraian kemacetan di titik krusial seperti Pasar Cibadak. Hal ini terbantu oleh kebijakan pemberian kompensasi bagi sopir angkutan kota (angkot) agar bersedia meliburkan operasionalnya sementara waktu guna mengurangi kepadatan jalur.

“Cibadak kita tahu banyak angkot, tapi alhamdulillah kemarin angkot-angkot sudah dikasih kompensasi sama KDM ya. Sudah diberikan bantuan kompensasi supaya sementara waktu berlibur, supaya tidak bekerja, sehingga arus lebih lancar,” ungkap Rudi.

Baca Juga :  RUU Sisdiknas Akan Benahi Tata Kelola Guru dan Perkuat Peran Psikolog Pendidikan

Keberadaan jalur fungsional Tol Bocimi Seksi 3 juga dinilai menjadi kunci dalam mempercepat distribusi volume kendaraan dari arah Jakarta. Menghadapi puncak arus balik pada 24, 28, dan 29 Maret mendatang, Polda Jabar telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas yang matang.

Selain mengikuti skema one way nasional di jalur tol, kepolisian akan menerapkan sistem one way sekat secara situasional di jalur arteri untuk mencegah penumpukan kendaraan di wilayah daerah.

“Untuk di daerah arteri, itu juga kita akan sesuai kewenangan kita, akan menjadi one way sekat. Itu kita akan lakukan untuk menguras kendaraan,” tuturnya. @ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :