Kapolri Menjawab

Silahkan bagikan

Oleh Idat Mustari

UJIAN Polri oleh kasus kematian Brigadir Novriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J yang didalamnya tersirat ada penegakan hukum yang adil yang tak boleh tumpul ke atas, tajam ke bawah seperti janji Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, ada harapan masyarakat pada Polri sekaligus juga keraguan masyarakat pada Polri, akhirnya dijawab oleh Kapolri.

Pelan namun pasti Kapolri mengambil tindakan tegas, sebanyak 25 anggota kepolisian dimutasi olehnya. Alasannya, 25 personel tersebut diduga menghambat jalannya penyelidikan kasus kematian Brigadir Novriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, setelah sebelumnya menetapkan Bhayangkara Dua Richard Eliezer atau Bharada E yang konon mengaku telah menembaki Yosua Hutabarat alias Brigadir J, ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (3/8/2022) malam.

Terlepas pengacara Brigadir J merasa tidak cukup puas atas pasal yang dikenakan pada Bharada E  Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. , saat laporan Polisi yang dilayangkan oleh kuasa hukum keluarga Brigadir J pada Senin (18/7/2022) adalah tentang pembunuhan berencana dengan Pasal 340 junto 338 juncto 351 ayat 3 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Namun tentu hal ini menjadi kewenangan penyidik.

Bahkan dikabarkan penyidik Bareskrim Polri pun telah menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Mantan Kadiv Propam itu dikabarkan telah diamankan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat (gardaberita.com) (6/8/2022). Tentu saja berita penetapan Irjen Ferdy Sambo di media social telah mengundang reaksi decak kagum, dukungan dari masyarakat kepada Kapolri.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo telah mampu menjawab bahwa institusi Polri mampu menegakan hukum yang seadil-adilnya, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik pada Polri, yang mungkin saja jika kasus ini tidak ditangani secara professional, transparan dan berkeadilan bisa meruntuhkan kepercayaan masyarakat pada Polri.

Baca Juga :  Indonesia Terima 500 Ribu Dosis Vaksin Janssen Dukungan dari Pemerintah Belanda

Peristiwa ini sejatinya adalah pelajaran dan didalamnya ada hikmah bagi Polri untuk benar-benar mengutamakan professional dalam bekerja, prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Begitupun dari hati yang paling dalam, saya sebagai anggota masyarakat dengan lirih berucap ”aku bangga dengan Kapolri Jendral Listo Sigit Prabowo. Bravo pak Kapolri!”. Semoga saja ini jadi setitik spirit bagi Pak Kapolri khususnya dan institusi Polri untuk tampil sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum yang adil.

Sungguh perintah menegakan keadilan di muka bumi adalah perintah Allah kepada seluruh manusia, terlebih-lebih pada para penegak hukum. Bagi para penegak hukum yang mampu berbuat adil maka balasannya adalah surga.***

  • Penulis, pemerhati sosial, agama dan Sekretarris Badan Pengurus Wilayah Perkumpulan Advocaten Indonesia (BPW PAI) Jawa Barat.

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Haaland Cetak Dua Gol bagi Man City, Setan Merah Keok

Sen Agu 8 , 2022
Silahkan bagikanVISI.NEWS | LONDON– Pemain debutan anyar Erling Haaland persembahkan dua gol bagi Manchester City atas Mest Ham United, dalam laga perdana Liga Inggris yang digelar di London Stadium, Senin (8/8/2022) dini hari WIB. Mantan pemain Borussia Dortmund ini mampu membuktikan dirinya sebagai pemain tajam, dalam mencetak gol ke gawang […]