Search
Close this search box.

Kapolsek Baleendah Pimpin Pengamanan Simulasi Pencoblosan Kartu Suara Pilkada

Kapolsek Baleendah Polresta Bandung, AKP Sungkowo, SH,MH, saat memimpin pengamanan simulasi pencoblosan kartu suara pilkada kabupaten bandung, sabtu (21/11/2020) pagi./visi.news/yusup supriatna

Bagikan :

VISI.NEWS-Kepolisian Sektor Baleendah, Polresta Bandung melaksanakan pengamanan simulasi pemungutan dan pencoblosan contoh kartu suara Pemiliham Kepala Daerah (Piilkada) 2020 yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan pengamanan simulisasi digelar di Kampung Mekarsari RT 001/ RW 028, Kelurahan Baleendah, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung. Gelaran ini, di pimpin Kapolsek Baleendah, Polresta Bandung, AKP. Sungkowo, SH,MH, mewakili Kapolresta Bandung Kombespol Hendra Kurniawan, S.IK.

Dalam keterangannya, Sungkowo mengatakan simulasi pencoblosan kartu suara dengan protokol kesehatan Covid-19 diselenggarakan untuk memastikan pemungutan suara di TPS berjalan aman dan sehat.

“Nanti tempat pemungutan suara (TPS), pada saat pencoblosan suara 9 Desember 2020, didesain dengan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga petugas PPS, KPPS, Linmas, saksi dan pemilih dijamin aman dari penularan covid-19,” jelas Sungkowo kepada wartawan, usai kegiatan dilokasi, Sabtu (21/11/2020) pagi.

Sungkowo memaparkan, sebelum melakukan pencoblosan, para petugas penyelenggara Pilkada terlebih dahulu dilakukan rapid test dan para pemilih diukur suhu tubuhnya dengan thermogun.

“TPS juga sudah disterilisasi terlebih dahulu dengan disemprot desinfektan. Petugas mengenakan face shield dan pemilih wajib memakai masker, menggunakan sarung tangan saat mencoblos dan selalu jaga jarak,” tuturnya.

Sungkowo menambahkan, setelah warga menentukan hak pilihnya, sarung tangan dibuang di tempat sampah yang telah disediakan. Lanjut Sungkowo, tinta diteteskan dijari, tidak dicelupkan seperti pencoblosan pada pemilu sebelumnya. Bagi pemilih di atas suhu normal panitia juga menyiapkan bilik khusus.

“Jadi pada simulasi pencoblosan saat ini, para pemilih dihimbau tidak berkerumun. Karena dalam undangan setiap pemilih sudah diatur waktunya, dan yang paling penting adalah para pemilih harus tetap menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak),” pungkasnya. @yus

Baca Berita Menarik Lainnya :