Kapolsek Elak Sopiri Mobil yang Tewaskan Balita dan Neneknya

Mahfudz, ayah balita korban tewas menunjukkan TKP rumah yang ditabrak Kapolsek di Rembang./detik.com/arif syaefudin.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Keluarga korban menyebut Kapolsek di Rembang, Iptu S sempat mengelak menyopiri mobil yang menabrak rumah serta menewaskan balita dan neneknya. Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto menyebut anak buahnya itu dalam kondisi kaget.

“Maklum, kondisi setengah sadar dan kaget. Namun sudah saya sampaikan, yang bersangkutan hanya sendiri dan berpakaian dinas (Polri),” jelas Dolly, Selasa (26/5), seperti dilansir detikcom.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar F Sutisna menyebut saat ini Iptu S itu telah diamankan di Mapolda Jateng untuk dimintai keterangan. Iskandar memastikan proses hukum tetap berlanjut dan dilakukan sesuai prosedur.

“Ini yang melakukan pelanggaran kecelakaan adalah seorang anggota Polri, maka prosedur pemeriksaan tetap dilakukan. Kita lihat dulu penyebabnya apa, ini penyebabnya banyak, bisa dari kendaraan, bisa dari kondisi jalan, bisa dari orangnya,” terangnya.

“Ini akan didalami baik dari lalu lintas maupun Propam. Untuk sementara, dari pemeriksaan ini karena kelalaian dari orang ya, ini bisa saja terjadi kepada siapa pun,” sambung Iskandar.

Sebelumnya, ayah korban balita, Mahfudz menyebut Kapolsek itu sempat berbohong dan tidak mengaku sebagai sopir yang menabrak rumah. Mahfudz menceritakan usai insiden mobil menabrak rumahnya dia melihat ada seorang anggota berseragam polisi. Saat ditanya, polisi itu justru mengaku sopir mobil penabrak rumah tersebut kabur.

“Habis mobil nabrak, saya lihat ada polisi di depan sini, saya tanya sopirnya mana, dijawab lari,” kata Mahfudz saat ditemui wartawan di rumah duka, Selasa (26/5).

Melihat kondisi anak dan mertuanya luka parah, Mahfudz mengaku sempat emosi. Mahfudz juga sempat berniat merusak mobil tersebut.

“Pas saya mau mukul kaca mobil itu, baru pak polisi tadi ngaku kalau itu mobilnya. Nah kalau ngaku sejak awal kan saya tidak emosi seperti ini,” terangnya. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Akhir-Akhir ini Udara Indonesia Panas, Simak Penjelasan BMKG 

Sel Mei 26 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Banyak masyarakat mengeluhkan suasana gerah dan panas dalam beberapa hari terakhir. Terkait hal tersebut Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Herizal, menjelaskan, suasana gerah secara meteorologis, akibat suhu udara yang panas disertai kelembaban udara yang tinggi. Kelembapan udara yang tinggi menyatakan jumlah uap air […]