Kasubid Meninggal Kena Corona, Kantor Bappeda Klaten Lockdown

Editor Kantor Bappeda Kabupaten Klaten./visi.news/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS— Kantor Bappeda Kabupaten Klaten ditutup setelah seorang pejabatnya meninggal dengan status positif virus Corona atau COVID-19, kemarin. Penutupan itu dilaksanakan selama tiga hari.

“Sementara tiga hari dulu tidak ada kegiatan. Kita lihat dulu nanti seperti apa, termasuk tindakan yang akan dilakukan,” kata Kepala Bappeda Kabupaten Klaten, Sunarno dalam keterangan pers.

Sunarno mengatakan pada prinsipnya Bappeda siap mematuhi prosedur. Selain itu, dia mengungkap, sudah ada beberapa pegawai yang menjalani rapid test dan swab.

“Kemarin beberapa teman sudah ada yang rapid di PMI sampai di Yogyakarta. Teman-teman sudah proaktif, terutama yang terakhir kontak mengantar (Kasubid sebelum meninggal dunia) rapat ke Solo,” jelas Sunarno.

Sunarno menjelaskan total ada 34 pegawai di Bappeda Klaten. Dia berharap, kegiatan di kantornya akan kembali normal pada Senin. Hingga hari itu, pegawai di Bappeda Klaten bekerja dari rumah dan diminta tidak ke mana-mana.

“Kita siap saja mengikuti misalnya untuk rapid atau sampai isolasi mandiri. Kita kaget juga sebab selama ini almarhum itu paling izin tidak enak badan, tapi kok dinyatakan positif,” sambung dia

Dari informasi yang diterimanya, terang Sunarno, almarhum selama ini memiliki riwayat sakit sesak napas,
yang dekat dengan almarhum saat kerja sudah rapid.

Hasilnya negatif juga, suasana kantor Bappeda tampak sepi, pintu ruangan ditutup rapat. ujar Sunarno.
Sebelumnya diberitakan, seorang pejabat Klaten meninggal karena terpapar virus Corona, kemarin. Salah seorang Kasubbid di kantor Bappeda Klaten, yang meninggal dunia itu berinisial ASJ (45).langsung
dimakamkan hari itu juga. Sempat dirawat di RSI Klaten. @Hzul

Baca Juga :  REFLEKSI | Keramatkan Diri

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

20 Petugas Lapangan Pilkada Blora Kena Virus Corona-19

Jum Nov 27 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Sebanyak 20 petugas lapangan Pilkada Kabupaten Blora 2020 dinyatakan positif virus Corona atau COVID-19. Sementara 270 orang lainnya reaktif dari hasil rapid test. Plt Kepala Dinas Kesehatan Blora, Henny Indriyanti, mengatakan pihaknya melakukan rapid test massal terhadap petugas di Pilkada Blora 2020. Terdiri dari anggota PPS, staf […]