Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Wagub Jabar Kunjungi Kota Tasikmalaya dan Bantu 10.000 Alat Tes Antigen

Editor :
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum (baju putih) dan Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman usai melakukan pertemuan tertutup./visi.news/ayi kuraesin.

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum bersama tim Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat mengunjungi Kota Tasikmalaya, Kamis (1/10). Kedatangan rombongan tersebut guna mengetahui secara langsung kondisi Kota Tasikmalaya yang kasus terkonfirmasi positif Covid-19-nya terus mengalami kenaikan

Rombongan diterima langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman dan jajaran Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Tasikmalaya di Aula Bale Kota Tasikmalaya. Mereka pun melakukan pertemuan tertutup.

“Kami membahas terkait penanganan Covid-19. Yang menjadi persoalan yakni Pemkot Tasikmalaya kekurangan anggaran dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19,” kata Uu Ruzhanul Ulum usai menggelar pertemuan tertutup.

Menurut Uu, penyumbang kenaikan kasus tersebut salah satunya dari klaster pondok pesantren. Untuk itu nanti pihaknya juga akan melakukan pertemuan dengan para pimpinan ponpes (pondok pesantren). Intinya, ada amanat yang harus disampaikan dari gubernur kepada para pimpinan ponpes.

“Kunjungan ini sekaligus pemberian bantuan alat bantu tes sekitar 10 ribu pics. Adapun untuk kekurangan anggaran memang barusan disampaikan. Insyaallah kita akan bantu. Apalagi saat rapat gugus tugas tingkat Jabar, Kota Tasikmalaya termasuk 5 besar penanganan covid terbaik,” tuturnya.

Dikatakan Uu, kondisi lonjakan kasus di Kota Tasikmalaya, tentu sangat mengharukan dan memprihatinkan. Padahal, Kota Tasikmalaya sudah sangat baik dalam penanganan dan menjaga sejak awal lonjakan. Meski kenyataannya seperti ini, tapi pihaknya mengapresiasi kerja Gugus Tugas yang bergerak untuk menjaga.

UU pun menyebutkan meski terjadi kenaikan kasus, belum dianggap perlu memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dengan langkah sigap yang terus dilakukan Gugus Tugas, diyakini tak akan sampai masuk zona merah dan memberlakukan PSBB.

“Insyaallah masih aman. Tim Gugus Tugas terus bekerja keras untuk menekan,” ungkapnya. @arn

Baca Juga :  Hasil Rakor Covid-19 Jabar, Indramayu Bertahan Zona Orange

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Drawing Liga Champions Musim 2020/21 Digelar Malam Ini Pukul 23.00 WIB

Kam Okt 1 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS Hasil Drawing Liga Champions 2020-2021 berpotensi memunculkan grup neraka.  Drawing Liga Champions 2020-2021 tersebaut akan digelar pada Kamis (1/10/2020), di Jenewa, Swiss. Jam tayang TV partner UEFA siaran langsung dan live streaming Drawing Liga Champions 2020-2021 dimulai pada pukul 18.00 waktu Eropa atau 23.00 WIB. Proses pengundian atau Drawing Liga Champions ini dapat disaksikan […]