Kaum Bugil Jadi Klaster Penyebaran, Emmanuel Macron Positif Covid-19

Editor Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dinyatakan positif Covid-19./bbcnews/ist.
Silahkan bagikan

VISI-NEWS.COM – Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dinyatakan positif Covid-19, demikian keterangan resmi kepresidenan Prancis.

Pria berusia 42 tahun itu menjalani tes setelah mengalami gejal Covid-19 dan sekarang akan diisolasi selama tujuh hari ke depan, ujar pernyataan Istana Elysée.

“Presiden telah didiagnosis positif Covid-19 hari ini,” kata Istana Elysée dalam sebuah pernyataan pada Kamis (17/10/2020) pagi, waktu setempat, seperti dilansir BBCnews.

“Diagnosis ini dibuat setelah tes PCR yang dilakukan pada awal gejala pertama.”

Prancis berlakukan ‘lockdown’ kedua seiring kasus Covid-19 di Eropa meningkat tajam.
Kaum bugil dan swinger jadi klaster penyebaran Covid-19 di resor Prancis
Anak muda, kasus Covid-19 yang kembali melonjak, dan kemungkinan ‘lockdown’ lagi di Eropa

Belum diketahui bagaimana Macron tertular virus tersebut, tetapi Istana Elysée mengatakan pihaknya mengidentifikasi orang-orang yang telah melakukan kontak dengan Macron dan memberi tahu mereka tentang situasinya.

Perdana Menteri Jean Castex, 55 tahun, juga mengisolasi diri karena dianggap sebagai “kasus kontak”, kata para pejabat.

Dia dijadwlakan akan memperkenalkan kebijakan vaksinasi covid pemerintah di Senat pada hari ini, namun kini Menteri Kesehatan Olivier Véran yang melakukannya.

Pernyataan itu tidak menyebutkan apakah istri Macron, Brigitte, yang berusia 67 tahun, juga dinyatakan positif.

Macron “masih bertanggung jawab” untuk menjalankan tugas kenegaraan dan akan bekerja dari jarak jauh, kata seorang pejabat.

Prancis minggu ini memberlakukan kebijakan jam malam untuk menekan kasus-kasus yang melonjak di negara itu.

Ada dua juta kasus yang dikonfirmasi di Prancis sejak epidemi dimulai, dengan lebih dari 59.400 kasus kematian, menurut data dari Universitas Johns Hopkins.

Macron adalah salah satu dari beberapa pemimpin dunia yang terjangkit virus corona. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump dinyatakan positif pada bulan Oktober, yang membuatnya menghabiskan tiga hari di rumah sakit.

Baca Juga :  Update Corona 12 Agustus: 130.718 Positif, 85.798 Sembuh

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson juga terjangkit virus tersebut dan berakhir di perawatan intensif selama gelombang pertama negara itu pada bulan Maret.

Awal pekan ini, Prancis melonggarkan pembatasan penguncian nasional yang diberlakukan untuk mengatasi gelombang kedua pandemi.

Namun, tingkat infeksi masih tetap tinggi dan jam malam setiap hari 20: 00-06: 00 diberlakukan. Tindakan baru tersebut telah memaksa restoran, kafe, teater, dan bioskop tutup.

Pada hari Rabu, Prancis mendaftarkan lebih dari 17.700 kasus baru. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Pemkab Bandung Siapkan Sarana Pelayanan Publik Prima

Kam Des 17 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS — Di sambutan Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, yang dibacakan Kepala DPMPTSP, Yudhi Haryanto, disebutkan, ketidaksiapan menanggapi terjadinya transformasi nilai yang berdimensi luas, serta dampak berbagai masalah pembangunan yang komplek, merupakan penyebab penyelenggaraan pelayanan publik masih dihadapkan pada kondisi yang belum sesuai dengan kebutuhan dan perubahan di […]