Search
Close this search box.

Kebangkitan Ezra Walian: Dari Terlupakan di Timnas Indonesia hingga Kembali Dipanggil untuk FIFA Series 2026

pemain timnas ezra walian./source/visi.news/instagram@ezrawalian

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG -Nama Ezra Walian kembali menjadi sorotan setelah masuk dalam daftar 41 pemain skuad sementara Timnas Indonesia untuk menghadapi FIFA Series 2026. Pemanggilan pemain Persik Kediri tersebut menjadi salah satu kejutan dari pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman.

Selama beberapa tahun terakhir, Ezra sempat tenggelam dari radar tim nasional. Terakhir kali ia tampil bersama Timnas Indonesia terjadi pada Desember 2021 di ajang AFF Championship. Setelah itu, pemain berusia 28 tahun tersebut tidak lagi dipanggil pada masa kepelatihan Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert.

Kini, kesempatan baru datang setelah Herdman melihat performa impresif Ezra bersama Persik Kediri. Dalam dua musim terakhir, Ezra berkembang menjadi salah satu pemain kunci di lini depan tim berjuluk Macan Putih tersebut.

Pada musim 2024/2025, Ezra tampil dalam 21 pertandingan dengan kontribusi dua gol dan tiga assist. Performanya meningkat signifikan di musim berikutnya dengan catatan enam gol dan sembilan assist dari 23 pertandingan di kompetisi BRI Super League.

Kualitas teknik, akurasi umpan, serta kemampuannya dalam mengeksekusi bola mati membuat Ezra kembali menarik perhatian tim nasional. Selain itu, fleksibilitasnya bermain di beberapa posisi penyerang menjadi nilai tambah bagi skuad Garuda.

Perjalanan sepak bola Ezra sendiri dimulai di Belanda. Ia sempat menimba ilmu di akademi AZ Alkmaar sebelum bergabung dengan akademi klub raksasa AFC Ajax. Di sana, ia pernah satu generasi dengan sejumlah pemain yang kini bersinar di Eropa seperti Frenkie de Jong, Donny van de Beek, dan Noussair Mazraoui.

Ezra lahir di Amsterdam pada 22 Oktober 1997 dari ayah berdarah Manado dan ibu berkewarganegaraan Belanda. Ia resmi menjadi warga negara Indonesia pada 2017 dan langsung mendapat kesempatan debut di Timnas Indonesia pada 21 Maret 2017 saat menghadapi Myanmar di era pelatih Luis Milla.

Baca Juga :  Diduga Korsleting, Bengkel dan Gudang Spare Part di Cengkareng Terbakar

Sejak debut tersebut, Ezra mencatatkan sembilan penampilan dan mencetak tiga gol untuk Timnas Indonesia. Meski sempat tersisih cukup lama, performa konsistennya di level klub membuka kembali peluangnya membela tim Merah Putih.

Kehadirannya juga dinilai dapat menambah opsi di lini depan Timnas Indonesia, terutama di tengah menurunnya performa dua penyerang lain, Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen.

Bagi Ezra, keputusan membela Indonesia tetap menjadi kebanggaan tersendiri dalam kariernya. Ia mengaku tidak pernah menyesal memilih perjalanan tersebut, meskipun kariernya mengalami pasang surut.

Dengan pemanggilan terbaru ini, Ezra Walian memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak menjadi bagian dari masa depan Timnas Indonesia. @fajar

Baca Berita Menarik Lainnya :