Kecintaan Terhadap Seni dan Budaya Tradisional, Aksi Memukau Thoriq Mainkan Kendang sampai Wayang Golek 

Thoriq Zain Musyaffa, Pemain Kendang Cilik Asal Ujung Berung, Kota Bandung, Jawa Barat,./visi.news/yusup supriatna.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Aksi Thoriq Zain Musyaffa patut diacungi jempol. Pasalnya, anak pasangan Deni Kurnia dan Pipit Sopianti ini tampil memukau saat memainkan alat musik kendang pada hajatan di kediaman salah seorang warga di Kp. Cibuntu RT 03/RW 08, Desa Cibeet, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (8/11/2020) Siang.

Penampilan yang apik dalam acara hajatan warga tersebut disambut baik oleh para undangan yang hadir. Selain itu, para undangan juga mengapresiasi dengan memberikan saweran (kadeudeuh) atas penampilan yang luar biasa tersebut.

Deni Kurnia, ayah kandung Thoriq, mengatakan bahwa anaknya bermain alat musik tradisional ini sejak usia 5 tahun. Setiap ada acara hajatan keluarga, Thoriq selalu hadir tampil memukau dan menjadi magnet tersendiri bagi para undangan.

“Dalam berbagai acara hajatan, Thoriq selalu diundang guna mengisi hiburan. Baik oleh keluarga besar maupun orang lain,” jelas Deni kepada VISI.NEWS di lokasi hajatan di Ibun, Kabupaten Bandung.

Deni menjelaskan, Thoriq sendiri merupakan anak ke dua dari dua bersaudara yang lahir di Bandung, 8 Juni 2012. Beralamat di Nagrog RT 02/RW 12, Kelurahan Pasanggrahan, Ujungberung, Thoriq terdaftar sebagai siswa kelas 2 MI Miftahul Huda (MIMHA) Kota Bandung, Jawa Barat.

Kata Deni, selain hobi memainkan kendang, Thoriq juga piawai dalam memainkan kesenian tradisional lainnya yakni wayang golek.

“Ketertarikan Thoriq pada seni sudah tumbuh sejak kecil. Kebetulan saya sendiri (ayah Thoriq), bisa dikatakan berprofesi sebagai pemain musik, ditambah besar di lingkungan seniman tradisional sunda,” jelasnya.

Tambah Deni, keterampilan anaknya dalam memainkan kendang didapat secara otodidak, yaitu belajar sendiri dari media internet seperti Youtube, Instagram, Facebook.

Baca Juga :  Polisi Tangkap JJ Bersama Suami dan Anaknya. Ini Faktanya.

Lanjut Deni, meskipun dikenalkan dengan beberapa alat musik tradisional dan modern, Thoriq lebih tertarik dengan alat musik tradisional khususnya kendang. “Belum ada pengalaman khusus atau kompetisi di panggung untuk mengasah keterampilan dan passion-nya. Ia sering latihan sendiri dan menonton beberapa latihan dari kelompok Seni dan Budaya Tradisional di Kecamatan,” tuturnya.

Deni menambahkan, kegiatan utama Thoriq saat ini ialah belajar sebagai siswa di MIMHA dan selebihnya terus mengasah passion terhadap jiwa seninya.

Ditempat yang sama, Ayi Sugandi selaku paman Thoriq menambahkan, kesenian tradisional sebaiknya dikenalkan sejak dini. Ini penting dilakukan agar seni dan budaya tradisional ini dapat tetap terjaga dan terpelihara.

Menurut Ayi, yang juga merupakan Guru SD tersebut mengatakan, kecintaan generasi muda saat ini terhadap seni dan budaya tradisional bisa dibilang kurang.

“Diharapkan, seni dan budaya tradisional ini dikenalkan kepada generasi muda sejak dini. Ini merupakan salah satu warisan budaya yang harus terus dilestarikan,” pungkasnya. @yus

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

RUMAH ALLAH: Masjid Ibrahim di Lembang Beri Ruang Perempuan Salat Jumat

Ming Nov 8 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Yayasan Darul Hikam International School, meresmikan Masjid Ibrahim di Lembang, Jumat (30/10/2020). Masjid ini, merupakan masjid yang memberikan ruang bagi jemaah akhwat atau perempuan yang ingin melaksanakan ibadah salat jumat. “Ini adalah masjid pertama di Bandung atau mungkin di Jabar bahkan di Indonesia, masjid yang mengakomodasi salat […]