Kejar Herd Immunity, Jam Berapa pun Warga Sidoarjo Dapat Layanan Vaksin dari Polresta

Editor Selain memberikan layanan vaksin 24 jam bagi warga, Polresta Sidoarjo juga memberikan layanan vaksin menggunakan motor keliling. /visi.news/ridho fitriyadi
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | SIDOARJO – Polresta Sidoarjo tiada henti melayani vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat. Sekarang ini membuka Posko Siaga Vaksin 24 Jam dan menyediakan kendaraan roda dua vaksinasi keliling pedesaan.

“Di Posko Siaga Vaksin 24 Jam yang bertempat di pos polisi Bundaran Taman Pinang Indah, setiap hari petugas tenaga kesehatan kami siap melayani kebutuhan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat. Jam berapa pun silahkan datang, agar semua masyarakat dapat di vaksin,” ucap Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro Rabu (27/10/2021).

Saat ini, tambah mantan Kapolres Boyolali Jateng itu, animo masyarakat terhadap vaksinasi begitu besar. Gerai-gerai vaksin selalu ramai didatangi masyarakat. Sehingga capaian vaksinasi Covid-19 Kabupaten Sidoarjo terus meningkat.

“Vaksinasi dosis pertama mencapai 75 persen, dosis kedua 45 persen dan vaksinasi orang lanjut usia 50 persen,” rincinya.

Melihat besarnya animo masyarakat tersebut, Polresta Sidoarjo kembali menambahkan kendaraan roda dua keliling pedesaan. Tujuannya agar dapat mencapai pelosok-pelosok desa, yang sulit ditempuh dengan kendaraan roda empat.

Dengan berbagai upaya akselerasi vaksinasi ini, Kapolresta Sidoarjo berharap dapat mewujudkan herd immunity bagi masyarakat. Serta untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, masyarakat juga dihimbau terus mematuhi protokol kesehatan.@redho

Baca Juga :  Cuaca Bandung Hari Ini: Hujan Sedang di Malam Hari

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Batik di Jabar Tak Lepas dari Sejarah Pengungsi Perang Diponegoro

Rab Okt 27 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS |BANDUNG – Batik di Jawa Barat (Jabar) tidak bisa dilepaskan dari sejarah kedatangan para pengungsi Perang Diponegoro selama tahun 1825 hingga 1830 an. Mereka yang berbondong – bondong datang dari Jawa Tengah itulah yang kemudian menghasilkan batik Tatar Sunda. Kepada VISI.NEWS, Rabu (26/10/21), Anggota Fraksi Golkar DPRD Jabar, […]