VISI.NEWS | SUKABUMI – Seorang sopir mobil pengangkut sayuran mengaku menjadi korban pembegalan di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (30/1/2026). Pria berinisial N (39) ditemukan berada di dalam mobil pikap dengan tangan dan kaki terikat tali.
Peristiwa tersebut sempat membuat heboh, setelah video yang memperlihatkan dirinya saat ditolong warga beredar di media sosial. Namun, berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, terungkap bahwa kejadian pembegalan tersebut hanyalah rekayasa yang dibuat oleh N.
“Hasil penyelidikan kami dengan tim Jatanras Polres Sukabumi Kota, Alhamdulillah sudah terungkap kebenarannya bahwa kejadian tersebut tidak benar, dia melakukan hal itu untuk kepentingan dia sendiri, dengan berpura-pura seolah-olah dibegal. Faktanya uang yang diambil, handphone yang diambil masih ada di dia,” ujar Kapolsek Cisaat, AKP Yanto Sudiarto.


Untuk meyakinkan cerita pembegalan tersebut, pria itu sengaja mengikat sendiri tangan dan kakinya. Tali yang digunakan pun telah dipersiapkan sebelumnya. Berdasarkan keterangannya, ia merekayasa seolah-olah diikat oleh orang lain, padahal fakta di lapangan menunjukkan bahwa tidak ada pihak lain yang terlibat dan semua dilakukan sendiri.
Yanto menyatakan, berdasarkan pengakuan, pria itu memiliki hutang dan akan menikah, sehingga muncul ide mengarang cerita dibegal.
“Hasil pemeriksaan dia butuh uang untuk keperluan, keterangan dia untuk membayar hutang sekaligus dia juga merencanakan akan melakukan pernikahan,” imbuh Yanto.
Yanto menambahkan, kasus tersebut tidak berlanjut ke proses selanjutnya lantaran pihak pemilik uang atau majikan dari pria tersebut tidak membuat laporan ke kepolisian. @andri











