Keluarga Korban Minta Video Viral Di Medsos Di Hapus, Polisi Cari Penyebar Video

Editor :
Ega, selaku ayah korban (Tengah) memperlihatkan surat pernyataan tertulis perdamaian dengan pelaku pemukulan, di mapolsek Cileunyi, Polresta Bandung, Sabtu (7/11/2020),/visi.news/yusup supriatna

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Terkait viralnya video kekerasan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Jln. Galumpit kp. Cileunyi Rt. 01/RW 23 Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Keluarga korban meminta video tersebut dihapus di beberapa media sosial.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan melalui Kapolsek Cileunyi Kompol Sururi mengatakan, dua hari setelah kejadian, pada (23/10/2020), kedua belah pihak sudah melakukan perdamaian secara tertulis yang di saksikan ketua RW dan RT setempat.

“Sebenarnya kejadian ini sudah damai, cuma kita masih selidiki siapa yang menyebarkan video tersebut hingga viral,” Kata Sururi, di Mapolsek Cileunyi, Kabupaten Bandung, Sabtu, (7/11/2020) siang.

Kata Sururi, seperti yang terlihat di CCTV, pelaku menendang Nana (5) di bagian paha sebelah kanan hingga terjatuh kelantai dengan posisi tengkurap dan langsung dibangunkan istri pelaku.

Lanjut Sururi, dengan viralnya video tersebut pada (6/11/2020), Anggota Polsek Cileunyi Polresta Bandung langsung mendatangi lokasi dan mencari keterangan-keterangan dari para saksi.

Sambung Sururi, setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku mengatakan dirinya spontanitas dan tidak bermaksud untuk menyakiti keponakannya sendiri. “Intinya ini hanya spontanitas dari pelaku saja, pelaku juga sudah meminta maaf kepada orang tua korban,” jelasnya.

Sururi menambahkan, dengan viralnya video ini, pihak Kepolisian masih mencari dan menyelidiki siapa orang yang menyebarkan video tersebut dan pihak keluarga meminta seluruh media sosial untuk menghapus video yang saat ini sedang viral.

Ega selaku Ayah Nana (korban), meminta kepada seluruh masyarakat media sosial, yang memiliki video ini, agar secepatnya dihapus.

“Saya dari orang tua korban memohon kepada seluruh media sosial untuk menghapus video yang saat ini viral, karena dua hari setelah kejadian saya dengan adik saya sudah berdamai secara kekeluargaan,” jelasnya, saat di Mapolsek Cileunyi. @yus

Baca Juga :  Baroedak Tatanen, Gerakkan Petani Milenial

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jagong Masalah Umrah dan Haji, Ace Sampaikan Perkembangan Terbaru Pelaksanaan Umrah dan Peran DPR

Sab Nov 7 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Pemerintah Arab Saudi baru saja membuka penyelenggaraan ibadah umrah. Beruntung jamaah asal Indonesia diperbolehkan karena ada beberapa negara yang belum diperbolehkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Hal tersebut diungkapkan Ace Hasan Syadzily, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI pada acara. Jagong Masalah Umrah dan Haji, Sabtu (7/11/2020) di […]